TribunJambi/
Home »

Jambi

» Tebo

Aparat Desa Harus Mundur Dulu, Sebelum Ikuti Proses Seleksi Panwascam

Calon Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang mengikuti seleksi di Panwaslu Kabupaten Tebo sudah masuk ke

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Calon Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang mengikuti seleksi di Panwaslu Kabupaten Tebo sudah masuk ke dalam babak 6 besar.

Dari 167 peserta yang lolos tes tertulis sebanyak 95 orang gugur dan menyisakan 72 orang dari 12 Kecamatan di Tebo.

Berkaca dari jumlah ini mengindikasikan bahwa per kecamatan terdapat 6 orang kandidat Panwascam.

Jumlah ini akan disaring hingga babak 3 besar bahkan hingga jelang pelantikan Panwaslu Tebo masih menunggu laporan jika ada indikasi pelanggaran di lapangan.

" Kami masih menunggu laporan dan sejauh ini belum ada laporan," ujar Ketua Panwaslu Tebo Surahman.

Pelapor harus cepat dalam memberikan dokumen. " Pengaduan tertulis kami buka 24 jam melalui email," jelasnya.

Sejauh ini dari informasi yang berkembang terdapat perangkat desa yang mengikuti seleksi ini.

Pasalnya perangkat desa harus mengundurkan diri dari jabatannya karena tidak boleh merangkap jabatan sesuai Pergub 67 tahun 2016

Bahkan pendamping desa juga tidak diperbolehkan mengikuti seleksi ini selama masih menyandang profesi tersebut

" Kita lakukan tes wawancara di perwakilan calon per 6 kecamatan pada 12 hingga 13 Oktober," jelas Surahman.

Pelantikan Paling lambat dilakukan pada 18 November mendatang dan dari seleksi ini akan dipilih 3 besar.

Surahman juga membantah jika ada isu peserta titipan, pasalnya semua calon mengikuti seleksi secara fair dan terbuka.

" Sama sekali isu titipan kami pastikan tidak ada," ujar Surahman.

Jika terpilih mereka (Panwascam) akan berkerja ad hock selama 18 bulan hingga Pilpres mendatang.

Penulis: heri prihartono
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help