TribunJambi/

Pelaku Perburuan Harimau Bertambah Satu.

Belum lama ini polda Jambi berhasil mengungkap kasus tentang pemburuan satwa yang di lindugi. Adalah Marsum (45), warga Sadu

Pelaku Perburuan Harimau Bertambah Satu.
TRIBUNJAMBI/MUHAMMAD FERRY FADLY
Kulit harimau 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Belum lama ini polda Jambi berhasil mengungkap kasus tentang pemburuan satwa yang di lindugi.

Adalah Marsum (45), warga Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tabjabtim).

Ia berhasil di tangkap oleh anggota subdit IV ditreskrimsus polda Jambi dan juga BKSDA Jambi, pada (2/10) sekitar pukul 13.30 wib, di wilayah taman nasional berbak desa rantau Jaya, Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjab timur.

Kabid Humas Polda Jambi Kuswahyudi Tresnadi mengatakan hasil dari pengembangan, akhirnya polisi kembali berhasil menagkap satu orang pelaku lagi, "yakni berinisial M," jelanya, Selasa (10/10).

Ia mengatakan pelaku baru yang tertangkap ini bertugas sebagai penangkap pertama harimau sumatra, dan untuk saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan, "masih kita kembangkan terus kasus ini," jelasnya singkat.

Untuk di ketahui, para pelaku melumpuhkan harimau dengan membuat jeratan berupa aliran listrik sepanjang 900 meter, dan genset sebagai penghasil listriknya.

Dan kulit harimau sumatra di jual sebesar Rp 105 juta

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help