TribunJambi/

Surawan Temukan Jejak Kaki Ukuran 30 Cm dan Kedalaman 4 Cm, di Daerah Borobudur

Dia perhatikan lagi, jejak tersebut memang mirip dengan kaki manusia, namun ukurannya lebih besar dari kaki orang dewasa. Ukuran panjang sekitar 30 Cm

Surawan Temukan Jejak Kaki Ukuran 30 Cm dan Kedalaman 4 Cm, di Daerah Borobudur
Bekas mirip jejak kaki manusia namun berukuran besar ditemukan warga di Dusun Barepan, Desa Wanurjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (28/9/2017) dini hari. (Kompas.com/Ika Fitriana ) 

TRIBUNJAMBI.COM, MAGELANG - Surawan (50) terkejut bukan kepalang mendapati pot-pot bunga di teras rumahnya bergelimpangan, Rabu (27/9/2017) dini hari. Lebih mengejutkan, ada dua bekas mirip jejak kaki berukuran besar membekas di tanah pekarangan.

Warga Dusun Barepan RT 01/RW 05 Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, atau sekitar 1 kilometer dari Candi Borobudur itu kemudian memberi tahu keluarga dan tetangganya atas temuan tersebut.

"Saya baru pulang sekitar pukul 24.00 WIB, ketika mau masuk rumah kok pot-pot berantakan? Lalu saya periksa pakai senter, dan menemukan ada bekas mirip jejak kaki tapi besar," ujar Surawan, Kamis sore.

Dia perhatikan lagi, jejak tersebut memang mirip dengan kaki manusia, namun ukurannya lebih besar dari kaki orang dewasa. Ukuran panjang sekitar 30 sentimeter, lebar 13 sentimeter dan kedalaman sekitar 4 sentimeter.

"Ada dua bekas, mirip kaki kanan dan kaki kiri. Jarak keduanya sekitar 1 meter. Kaki kanan membekas di tanah pekarangan sedangkan kaki kiri di lantai teras, yang bentuknya sudah sedikit berantakan," ujar Surawan yang bekerja sebagai petugas keamanan di Taman Wisata Candi Borobudur (TWC) Magelang itu.

Kabar tersebut dengan cepat menyebar ke telinga masyarakat, dan media sosial. Sejak penemuan itu, puluhan warga berdatangan ke rumah Surawan ingin menyaksikan jejak kaki tersebut.

Surawan sendiri tidak mengetahui apakah benar itu adalah jejak kaki manusia atau bukan. Namun ada beberapa cerita, bahwa telapak kaki itu milik makhluk astral yang konon menghuni pohon Mojo di pekarangan depan rumahnya, Pekarangan itu milik tetangganya bernama Zaenal.

Akan tetapi, lanjut Surawan, pohon tersebut ditebang oleh pemiliknya dengan alasan pohon sudah cukup tua dan tidak rapi lapi. Pemilik juga beralasan, di lokasi tersebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Tetangga sudah mengingatkan tapi tidak diindahkan, jadi katanya pemilik jejak itu adalah makhluk penguhi pohon Mojo tersebut," ujarnya.

Yehana, tetangga Serawan, menambahkan jejak kaki tersebut kemungkinan bukan milik manusia normal mengingat ukuran yang tidak sewajarnya. Dia menduga jejak kaki itu milik makhluk raksasa dengan tinggi sekitar 2,3 meter hingga 2,5 meter dan berat mencapai 150 - 200 kilogram.

"Saya termasuk orang yang tidak percaya hal-hal aneh semacam ini. Tapi ada faktanya, berupa bekas telapak kaki raksasa. Kemungkinan makhluk ini ingin menunjukkan eksistensinya setelah "rumahnya" dirusak," ujar Yehana. (Kontributor Magelang, Ika Fitriana)

Berita ini telah tayang di kompas.com dengan judul Jejak Kaki Raksasa Ditemukan di Pekarangan Warga Dekat Candi Borobudur

Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help