TribunJambi/

Cerita Pendaki Gunung Kerinci ; Potensi Wisata Kerinci bisa Dikembangkan Lagi

Mendaki gunung bukan hanya menikmati keindahan alam semata, karena ada banyak hal pengalaman hidup yang bisa kita peroleh dari kegiatan mendaki ini lh

Cerita Pendaki Gunung Kerinci ; Potensi Wisata Kerinci bisa Dikembangkan Lagi
ist
Juliusman Kusumajaya, Manager Maintenance Pertamina yang etrgabung dalam Patrapala di puncak Gunung Kerinci 

Mendaki gunung bukan hanya menikmati keindahan alam semata, karena ada banyak hal pengalaman hidup yang bisa kita peroleh dari kegiatan mendaki ini lho guys.

Selama perjalanan, pendaki bisa melatih fisik dan juga mental. Bahkan dari pengalaman tersebut, ada banyak filosofi mendaki yang bisa kita petik sebagai suatu pelajaran.

25092017_pendaki4
25092017_pendaki4 (ist)

Meski usia sudah tak bisa dikatakan muda lagi, namun Julisman Kusumajaya, Manager Maintenance Pertamina masih memiliki semangat dan rasa mencintai gunung yang tinggi.

Akhir pekan lalu, pria berusia 50 tahun ini mendaki Gunung Kerinci yang memiliki ketinggian 3.805 Mdpl dan berangkat sendirian dari Jakarta, dimana dia berdomisili dengan sang istri.

Namun ketika akan mendaki, dia bertemu dengan sesame pendaki. “Kami tidak saling mengenal, namun kami mendaki bersama. Karena rasa persaudaraan bisa timbul di jiwa sesama pendaki,” kata anggota Pertamina Pecinta Alam (Patrapala) ini.

Tracking yang dilewati untuk mencapai puncak Gunung Kerinci
Tracking yang dilewati untuk mencapai puncak Gunung Kerinci (ist)

Meski tidak bisa rutin melakukan pendakian, namun Juliusman mengaku sudah mencintai gunung sejak 1986, sejak masih duduk di bangku SMA. “Pekerjaan, keluarga dan kemudian baru gunung (hobi,red) untuk diutamakan. Namun karena kesibukan kerja, mendaki gunung jadi sesekali dilakukan saat bisa mengambil cuti,” ujarnya.

25092017_pendaki3
25092017_pendaki3 (ist)

Untuk gunung yang ada di Sumatera, Juliusman megaku sudah mendaki di gunung Dempo, Kota Pagar Alam, dan Gunung Kerinci kali ini. “September ini merupakan ulang tahun saya yang ke-50, dan saya mendaki Gunung Kerinci. 2 tahun lalu, saya bersama istri mendaki Gunung Rinjani pada bulan yang sama,” imbuhnya.

25092017_pendaki2
25092017_pendaki2 (ist)

Untuk gunung di Pulau Jawa, sudah cukup banyak yang dia daki. Mulai Gunung Slamet, Ceremai, Semeru, arjuna, sindoro dan Gunung Sumbing. “Rencana saya, setelah ini akan mendaki ke Cartenz, Irian Jaya,” katanya lagi.

25092017_pendaki4
25092017_pendaki4 (ist)

“Namun saya bisa katakana, pendaki belumlah pendaki sejati sebelum mendaki Gunung Kerinci. Karena jalur pendakian Gunung Kerinci, yang terbagi dalam 3 pos dan 3 selter ini memiliki jalur yang komplit. Mulai dari tracking mudah sampai tracking dengan kemiringan 60 derajat,’ bebernya.

25092017-pendaki5
25092017-pendaki5 (ist)

Pesona alam Kerinci juga memukau Juliusman. “Tidak hanya gunung, namun pesona wisata di Kerinci sangat cantik. Terlebih jika lebih dikembangkan lagi. Sayang seklai jika wisata disana hanay berjalan seadanya,” katanya menyayangkan.

Padahal, lanjutnya potensi wisata dengan mengembangkan kearifan local bisa sangat memukau wisatawan.

Penulis: suci
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help