TribunJambi/

FOTO: Media Asing Kembali Soroti Indonesia, Sebut Ritual Adat Ala Toraja yang Satu Ini "Mengerikan"

Beginilah orang asing melihat ritual adat unik dari Toraja. Mereka menyebutnya mengerikan dan mengganggu.

FOTO: Media Asing Kembali Soroti Indonesia, Sebut Ritual Adat Ala Toraja yang Satu Ini
viral4real

TRIBUNJAMBI.COM - "Kematian bukanlah akhir"

Beginilah orang asing melihat ritual adat unik dari Toraja, setidaknya dimuat oleh dua media portal asing.

Ketika kebanyakan orang menganggap mayat yang dikuburkan menjadi saat terakhir yang ditinggalkan melihat mereka, tidak begitu dengan orang Toraja di Sulawesi Selatan, Indonesia, yang percaya kematian justru adalah permulaan.

http://www.viral4real.com/wp-content/uploads/2017/09/Torajan-annual-ceremony-for-dead_1.jpg

Dalam festival yang menyeramkan dan mengganggu, orang-orang Toraja menggali mayat, untuk membasuh mayat-mayat itu, dan merawatnya-seolah-olah mereka masih hidup.

Setiap tahun, desa di Indonesia itu benar-benar dipenuhi dengan "kematian" saat para anggota suku menggali mayat orang-orang tercinta mereka lalu memamerkannya dalam ritual panen tahunan.

http://www.viral4real.com/wp-content/uploads/2017/09/Torajan-annual-ceremony-for-dead_2.jpg

Orang-orang Toraja lalu menyimpan mayat-mayat itu, mumi, di rumah mereka selama berminggu-minggu, bulan, dan bahkan bertahun-tahun, sebelum mereka dikuburkan kembali.

http://www.viral4real.com/wp-content/uploads/2017/09/Torajan-annual-ceremony-for-dead_02.jpg

Dan itu tidak berhenti setelah penguburan.

Kutipan dari penjelasan National Geographic tentang suku tersebut mengatakan: "Bagi orang Toraja, kematian tubuh bukanlah peristiwa terakhir yang mendadak dan akhir.

http://www.viral4real.com/wp-content/uploads/2017/09/Torajan-annual-ceremony-for-dead_3.jpg

Sebaliknya, kematian hanyalah satu langkah dalam proses yang panjang dan bertahap. Orang yang dicintai yang telah meninggal dirawat di rumah selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun setelah kematian. Pemakaman sering tertunda selama diperlukan untuk mengumpulkan kerabat yang jauh.

"Upacara pemakaman termasyhur adalah acara selama seminggu yang menarik orang-orang Toraja di berbagai belahan dunia. Ketika sekelompok, terdiri dari seratus atau lebih sepeda motor dan mobil menyeruak di kota,  membawa mayat pulang dari tempat yang jauh, lalu lintas berhenti dengan cara yang bahkan tidak boleh dilakukan oleh seorang petugas ambulan atau polisi.

http://www.viral4real.com/wp-content/uploads/2017/09/Torajan-annual-ceremony-for-dead_9.jpg
Halaman
12
Penulis: nani
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help