TribunJambi/

Tanah Tiba-tiba Terbelah, 3 Orang Jatuh ke Lubang, Ajaibnya Bocah 7 Tahun Ini Selamat Tanpa Luka

Kejadian naas itu mereka alami ketika sebuah lubang terbuka di tanah di sebuah kawah vulkanik yang menggelegak di dekat Naples Italia.

Tanah Tiba-tiba Terbelah, 3 Orang Jatuh ke Lubang, Ajaibnya Bocah 7 Tahun Ini Selamat Tanpa Luka
dailystar
Lubang tempat tiga korban jatuh 

TRIBUNJAMBI.COM - Pasangan asal Italia dan anak laki-laki mereka yang berusia 11 tahun terbunuh pada hari Selasa (12/12).

Kejadian naas itu mereka alami ketika sebuah lubang terbuka di tanah di sebuah kawah vulkanik yang menggelegak di dekat Naples Italia.

Padahal tempat tersebut merupakan sebuah tempat wisata yang populer di negara yang terkenal dengan menu makanan pizza ini.

Brigade pemadam kebakaran Italia mengatakan bahwa mereka berhasil menarik tiga mayat dari lubang dangkal di bagian kawah di gunung berapi Solfatara.

Lubang tempat korban terjatuh
Lubang tempat korban terjatuh (BBC)

Lokasi tersebut dikelilingi pagar kayu yang dimaksudkan agar wisatawan tetap berada di luar areal tersebut.

Korbannya adalah seorang pria berusia 45 tahun, seorang wanita berusia 42 tahun dan anak mereka.

Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun lainnya tidak jatuh ke dalam lubang dan tidak terluka, kata juru bicara pemadam kebakaran nasional Luca Cari.

Jenazah tiga korban yang jatuh ke kawah dievakuasi
Jenazah tiga korban yang jatuh ke kawah dievakuasi (washington post)

"Entah ada ledakan kecil, atau tanah hanya memberi jalan dari beratnya, dan mereka jatuh ke dalam lubang ini," kata Cari. "Itu di dalam area berpagar."

Petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian mengatakan ketiga korban tersebut, sedang berlibur dari Italia utara.

ASap mengepul dari gunung Solfatara
ASap mengepul dari gunung Solfatara ()

Sepertinya mereka telah meninggal karena asfiksia, kemungkinan karena gas panas yang berasal dari tanah.

Penyebab resmi kematian akan ditentukan oleh sebuah otopsi.

Gunung berapi Solfatara adalah salah satu dari banyak kawah gunung berapi di daerah Campi Flegrei, 20km barat Naples.

Gunung ini pertama kali dibuka untuk turis pada tahun 1900.

Kecelakaan itu terjadi di Bocca Grande (Mulut Besar), fumarol terbesar di daerah tersebut, yang oleh orang Romawi kuno disebut rumah dewa api.

Tanah di situs memancarkan uap air 160 derajat Celcius dan gas termasuk hidrogen sulfida beracun.

Penulis: bandot
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help