TribunJambi/

Sisir Kos-kosan, Satpol PP Kota Jambi Amankan 6 Pasang Pelaku Asusila

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi kembali melakukan razia pada Senin, (11/9) malam. Pada razia tersebut, difokuskan untuk menyisir kos-kosan

Sisir Kos-kosan, Satpol PP Kota Jambi Amankan 6 Pasang Pelaku Asusila
kompas.com
Pasangan mesum yang berhasil diamankan dari Penginapan Harlois, Rabu (18/5/2011) tengah malam, yang satu di antaranya adalah oknum PNS Kabupaten Bantul.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi kembali melakukan razia pada Senin, (11/9) malam.

Pada razia tersebut, difokuskan untuk menyisir kos-kosan dan hotel melati yang berada di Kawasan Kota Baru, Alam Barajo, dan Telanaipura. Dari penyisiran tersebut terjaring sebanyak 15 orang diamankan.

Kepala satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi Yan Ismar kepada tribunjambi.com mengatakan bahwa pada razia yang dilakukan tersebut sebanyak 6 pasang terbukti melakukan tindakan asusila di sebuah kost. Dan tiga lainnya tidak memiliki identitas kependudukan.

"Total 15 orang kita amankan," katanya kepada tribunjambi.com.

Dari 6 pasangan tersebut 4 pasang diantaranya sudah disidangkan di pengadilan negeri Jambi. Dikatakannya keempat pasang tersebut sudah cukup bukti untuk dilimpahkan ke pengadilan negeri karena saat di lokasi terbukti berada di dalam sebuah kamar kost, tidak memakai baju dan terbukti bukan pasangan suami istri.

Sementara satu pasang tidak memiliki cukup bukti untuk dilimpahkan ke pengadilan negeri. Satu pasangan tersebut merupakan pegawai negeri sipil di Kabupaten Muaro Jambi.

"Ada PNS Muaro Jambi berjenis kelamin wanita juga terciduk saat berdua dengan pasangannya, tapi pengakuannya sudah mau menikah," katanya.

Dikatakannya, bagi tempat-tempat kos yang terbukti menyediakan tempat bagi sepasang yang bukan suami istri akan dicek kembali perizinannya.

Menurutnya tempat-tempat kost terbukti tersebut sudah diberikan peringatan pertama. Jika nanti saat razia kedapatan kembali, maka akan diberikan sanksi berikutnya bahkan sampai ke pencabutan izin.

Sementara keempat pasang yang disidangkan di pengadilan negeri Jambi tersebut sudah divonis denda sebesar sebesar Rp750 ribu per orangnya.

"Jadi sepasang dikenakan denda sebesar Rp1,5 juta," ujarnya.

Jika nanti mereka tidak mampu membayar maka akan dikenakan sanksi kurungan selama 3 hari. "Kalau tak mampu bayar diganti dengan kurungan selama 3 hari," pungkasnya.

Saat ini, pihaknya sedang mencari menyusuri rumah kos yang ada di Kota jambi. "Jangan sampai pemilik Kosan memberikan izin kepada masyrakat untuk melakukan tindak asusila," ujarnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help