TribunJambi/

Warga Jangkat Resah, Hutan Lindung Terus Dirambah

Warga tiga kecamatan di Merangin,yaitu Jangkat, Jangkat Timur dan Lembah Masurai kabupaten Merangin merasa resah dan terganggu atas banyaknya Perambah

Warga Jangkat Resah, Hutan Lindung Terus Dirambah
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
25092016_perambah hutan 

Laporan Wartawan Tribunjambi, Muzakkir

JAMBI, TRIBUN -- Warga tiga kecamatan di Merangin,yaitu Jangkat, Jangkat Timur dan Lembah Masurai kabupaten Merangin merasa resah dan terganggu atas banyaknya Perambah hutan yang masuk kekawasan mereka.

Perambah hutan TNKS yang umumnya datang dari Provinsi Sumatera Selasan, Lampung dan Bengkulu itu bukan hanya merambah saja, namun merekaa sudah berani mengusik warga sekitar, Perambah tersebut dengan beraninya menenteng senjata tajam jenis badik dan celurit untuk menantang warga sekitar.

Hal itu terungkap saat silaturahmi antara Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar dengan warga Jangkat. Menurut Tokoh masyarakat Jangkat Herizon, perambah ini benar-benar membuat resah warga sekitar.

"Jika tidak diambil tindakan, 15 atau 20 tahun lagi akan menjadi komplik besar," kata Herizon.

Menurut dia, sudah ratusan hektar yang dirambah oleh pendatang itu. Saat ini memang belum berakibat fatal, namun namun jika dibiarkan akan berakibat fatal.

Selain itu, ulah mereka juga membuat warga sekitar merasa iri, hal itu dibuktikan dengan mulainya beberapa warga ikut merambah kawasan TNKS tersebut.

"Mereka bilang, orang lain saja bisa merambah, kenapa kita disini diam saja," katanya lagi.

"Ini harus ada ketegasan dari pemerintah," lanjutnya. (*)‎

Penulis: muzakkir
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help