TribunJambi/

VIDEO

VIDEO & FOTO : Sebanyak 17.000 Butir Obat Terlarang Diamankan oleh Polda Jambi

Anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Jambi dan Polres Tebo menyita 1.700 keping atau 17.000 butir pil obat terlarang merek Tramadol 50Mg dan HCL.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Eko Prasetyo

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Jambi dan Polres Tebo menyita 1.700 keping atau 17.000 butir pil obat terlarang merek Tramadol 50Mg dan HCL.

08092017_obat terlarang
08092017_obat terlarang ()

Obat yang masuk daftar G tersebut dikirim dari Jakarta menuju Provinsi Jambi, ke Kabupaten Tebo.

Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto mengatakan, obat tersebut didapati pihak kepolisian di Kabupaten Tebo. Informasi awal ada paket masuk ke Tebo melalui jasa pengiriman.

08092017_obat terlarang
08092017_obat terlarang ()

Setelah melakukan penyelidikan, Subdit I Ditresnarkoba Polda Jambi bersama Polres Tebo mengamankan 1700 kaplet obat dengan total 17.000 butir obat tersebut.

"Obat terlarang yang dikemas dalam paket besar tersebut, dikirim dari Jakarta menggunakan jasa pengiriman paket,"kata kapolda.

08092017_obat terlarang
08092017_obat terlarang ()

Polisi pun ikut mengamankan penerima barang atas nama Warsito. Kini barang bukti dan tersangka diamankan di Mapolda Jambi.

Kapolda Jambi mengatakan, obat tersebut diketahui dari tersangka sudah beredar selama beberapa tahun terakhir di Kabupaten Tebo.

Bahkan pengguna obat itu rerata dari kalangan pelajar. Efek penggunaan obat menimbulkan rasa keberanian dan fly.

"Semoga ini yang terakhir, dan tidak ada lagi obat semacam ini yang beredar," kata Priyo Widyanto.

Akibat kesalahannya, pelaku melanggar pasal 197 jo pasal 106 ayat 1 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Penulis: ekoprasetyo
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help