TribunJambi/

PSK ONLINE

Satpol PP Kesulitan Pantau Prostitusi Online di Kos Mewah, Ini Alasannya

Kepala Satpol PP Kota Jambi, Yan Ismar, menyebut memang ada fenomena hunian kos dijadikan tempat prositusi terselubung

Satpol PP Kesulitan Pantau Prostitusi Online di Kos Mewah, Ini Alasannya
Tribunnews.com
PSK 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perkembangan teknologi benar-benar dimanfaatkan oleh sebagian pekerja seks komersial (PSK).

Mereka memanfaatkan kemajuan di bidang informasi teknologi di dalam smartphone, untuk mendapatkan uang. Caranya, memanfaatkan aplikasi massanger dan media sosial.

Diberitakan sebelumnya, banyak PSK mempromosikan diri lewat aplikasi messenger dan sosial media, utamanya wechat, beetalk, dan instagram.

Bentruk promosi diri secara online ini membuat julukan sebagai PSK online disematkan ke mereka.

Secara terang-terangan PSK online ini membuat status yang isinya menunjukkan dia bisa diajak kencan. Kode yang paling lazim digunakan adalah ‘open bo’ yang berarti si pengguna aplikasi bisa di-booking.

Pemesan atau lelaki hidung belang cukup chatting dengan mereka, untuk menentukan tarif dan tempat kencan.

Belakang berkembang si PSK akan mengajak tamunya untuk kencan di tempat kos mereka, yang umumnya menghuni kos mewah dan hotel budget.

Menanggapi fenomena ini, Kepala Satpol PP Kota Jambi, Yan Ismar, menyebut memang ada fenomena hunian kos dijadikan tempat prositusi terselubung.

Dia mengakui banyaknya tempat kos yang tidak terdaftar serta tidak memiliki izin, sehingga pihaknya kesulitan menertibkan.

"Kadang kita harus mengerahkan petugas kita untuk menginvestigasi beberapa kosan yang nakal," katanya.

Dia juga tidak membantah jika ada laporan dari warga dan kelurahan terkait keresahan warga terhadap aktivitas penghuni kos pada malam hari.

Meski demikian pihaknya terus berupaya dengan melakukan razia tempat-tempat kos yang diduga dijadikan lokasi kencan oleh PSK online. (*)

Penulis: tribunjambi
Editor: suang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help