TribunJambi/

Tega! Ambulance Tidak Boleh Antar Jenazah, Mayat Digotong Jalan Kaki 5 KM

Tidak manusiawi. Tidak punya hati nurani. Kejam. Beragam komentar netizen mengetahui peristiwa yang diposting akun facebook Rauf Mila ini.

Tega! Ambulance Tidak Boleh Antar Jenazah, Mayat Digotong Jalan Kaki 5 KM
facebook/rauf mila
Mayat ini terpaksa digotong dengan motor dan berjalan kaki 5 Km karena ambulance tidak diperuntukan membawa jenazah.

TRIBUNJAMBI.COM- Tidak manusiawi. Tidak punya hati nurani. Kejam. Beragam komentar netizen mengetahui peristiwa yang diposting akun facebook Rauf Mila ini.

Rauf memposting sejumlah foto yang menjelaskan betapa menyedihkannya nasib seseorang yang meninggal dunia di Puskesmas Kajang.

Ia menjelaskan dalam komentarnya bahwa ambulance puskesmas tidak diperuntukan untuk mengantar jenazah. Akibatnya jenazah dibawa pulang dengan digotong pakai sarung dan bambu menggunakan sepeda motor.

Mirisnya lagi, jenazah mesti dibawa pulang sampai kerumah dengan berjalan kaki sampai 5 km.

Postingan ini langsung menjadi viral. Sedikitnya mendapat respon 1.200 akun facebook. Hampir 1.000 akun membagikan postingan tersebut.

Berikut postingan Rauf

Melihat kondisi tersebut, banyak netizen yang menyayangkan peristiwa itu. Berikut komentar sejumlah netizen.

Trimit Fista : Ternyata masih ad manusia berhati batu...mungkin pegawai d puskesmas it tdk pernah merasakan duka...

Syamsul SE : Astagefirullah, dimana hati nuranimu, kita semua ini calon mati trmasuk ptugas ksehatan

Muhammad Hairul : astagfirullah mudah2 engkau tenang dialam sana. memangnya stu saja ambulace tdk ada memang ga ambulance jenasah knp tega btul org dipuskesmas .

Muhammad Arham :  Wahai saudaraku...Ini bukan soal keluarga atau sekampung,tapi tuntutan manusiawi.

Muhammad Ikbal S.M : Kepala puskesmasnya itu tidak beres..atw pemerintah setempatnya yg kurang peduli sama masyarakatnya.

Penulis: rida
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help