Jalan Rusak

FOTO: Petani Sering Terjebak Saat Lewat Jalan Renah Pemetik

Jalan kabupaten di Renah Pemetik, Kecamatan Air Hangat Timur, Kerinci dikeluhkan warga setempat dan juga pengguna

FOTO: Petani Sering Terjebak Saat Lewat Jalan Renah Pemetik
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Jalan kabupaten di Renah Pemetik, Kecamatan Air Hangat Timur, Kerinci dikeluhkan warga setempat dan juga pengguna jalan yang umumnya petani. Karena jalan yang merupakan satu-satunya akses masyarakat Renah Pemetik untuk membawa hasil perkebunan ke Sungai Penuh, saat ini dalam kondisi rusak parah.

Nisa Julia, salah seorang warga Desa Renah Pemetik, dikonfirmasi mengatakan sudah hampir beberapa tahun jalan Renah Pemetik tidak dilakukan perbaikan. Apalagi saat ini dalam kondisi musim hujan. Sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sulit untuk melewatinya. "Ketika terjadi musim penghujan, jalan tersebut tidak bisa dilewati kendaraan roda empat, karena jalan ini lincin dan berlumpur. Sedang kendaraan roda dua, harus didorong untuk bisa melewatinya jalan ini," ungkapnya

Padahal sambung Nisa, jalan Ranah Pemetik yang kondisinya saat ini rusak parah tersebut, menghubungkan tiga desa yakni Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun, dan Sungai Kuning Kecamatan Siulak Mukai. "Petani Tiga Desa ini yang selalu melewati jalan tersebut, untuk membawa hasil perkebunan mereka," tambahnya.

28082017_jalan lumpur
Jalan berlumpur (TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA)

Hal senada dikatakan Dodi,  agar bisa melewati jalan tersebut, para petani terpaksa harus menimbun sendiri dengan menggunakan tanah dan koral, supaya tidak licin dan berlumpur. "Karena tidak ada ditimbun, terpaksa kita timbun sendiri, karena ini merupakan satu-satunya jalan untuk membawa hasil perkebunan, seperti kentang dan kopi," ucapnya.

Bagaimana komentar Bupati Kerinci terkait kondisi jalan tersebut? Simak berita lengkapnya hanya di Koran Tribun Jambi edisi Selasa (29/8) besok.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help