TribunJambi/
Home »

News

Pasutri Bos First Travel yang Rugikan Puluhan Ribu Jemaah Umrah, Niat Kabur dengan Perusahaan Baru

Adanya iming-iming bunga sebesar 10 persen per bulan diduga menjadi salah satu alasan First Travel menanamkan investasinya ke Koperasi Pandawa.

Pasutri Bos First Travel yang Rugikan Puluhan Ribu Jemaah Umrah, Niat Kabur dengan Perusahaan Baru
ist kolese
Pasangan suami-istri, Andika Surahman dan Annisa Devitasari Hasibuan, ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. 

Selain bermain investasi di Koperasi Pandawa bos First Travel Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan diketahui juga membeli sebuah perusahaan biro perjalanan bernama Interculture Tourindo.

Salah seorang sumber menyebut bos First Travel berusaha melarikan diri dengan cara membeli biro perjalanan yang sebenarnya sudah lama tidak beroperasi tersebut.

Usai membeli kedua bos First Travel akan membentuk perusahaan baru dan dengan nama yang baru.

"Sudah ada niat kabur dengan beli perusahaan baru itu," ujar sumber tersebut.

Penelusuran di Facebook resmi Interculture Tourindo diketahui mereka sedang membuat promo umrah murah. Promo itu diunggah pada tanggal 7 Juli 2017.

Di keterangan dijelaskan bahwa promo tersebut berlaku untuk keberangkatan tahun 2018 dengan biaya Rp 18 juta ditambah PPN 1 persen.

Dari laman Facebook tersebut juga tercantum alamat Interculture Tourindo di Jalan Letjen Suprapto Mega Grosir Cempaka Mas Blok O Nomor 15, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tidak Ada Unsur Penipuan
Pengacara Direksi PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel), Eggi Sudjana, menyebut masalah kliennya hanya masuk dalam ranah perdata dan bukan pidana.

Dia mengatakan bahwa kliennya tidak memenuhi unsur penipuan terhadap jemaah.

"Menurut peristiwa hukum, yang saya pahami, ini masih dalam koridor perdata," ujar Eggi Sudjana.

Halaman
1234
Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help