TribunJambi/

Menguak Fakta Hiburan Malam Jambi

Lady Escort Promosi di Dunia Maya, Begini Mereka Cari Pria Pemesan

Mereka ada yang bekerjasama dengan pegawai karaoke, ada yang promo dari mulut ke mulut, promosi di media sosial, hingga yang menetap

Lady Escort Promosi di Dunia Maya, Begini Mereka Cari Pria Pemesan
TRIBUN JAMBI
Atraksi penari seksi nan erotis di Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perempuan pemandu lagu, atau biasa disebut lady escort, semakin banyak di Jambi.

Mereka ada yang bekerjasama dengan pegawai karaoke, ada yang promo dari mulut ke mulut, promosi di media sosial, hingga yang menetap di sebuah tempat karaoke.

Pengakuan seorang lady escort, Nana (nama samaran), dirinya lebih senang bekerjasama dengan pegawai karaoke. Hal ini untuk memastikan tamu benar-benar ada, dan juga terkait dengan keselamatannya selama menemani tamu.

"Kalau yang promosi dari medsos suka ada yang bohong. Dia (calon tamu) bilang serius pesan, dan janjian, ternyata dia tidak ada di sana saat kita samperin," ucapnya kepada Tribun, baru-baru ini. Bila dipesan lewat pegawai karaoke, ujar dia, sudah bisa dipastikan tamunya ada.

Ditanya siapa saja yang selama ini memesannya untuk menjadi teman karaoke, dia menyebut dari berbagai kalangan. "Biasanya masih muda, tapi kadang ada juga yang sudah berusia tua," terang dia.

Diakuinya layanan yang diberikan kepada tamu bisa lebih dari sekadar menemani karaoke. Saat Tribun menawarkan untuk check in di hotel, dia menyanggupi. Tarif yang dimintanya Rp 750 ribu untuk sekali kencan singkat, atau biasa disebut short time.

Penelusuran Tribun, banyak juga yang menawarkan diri menjadi pemandu lagi lewat akun wechat. Beberapa orang yang diajak chat oleh Tribun menyanggupi untuk menemani karaoke. Tarifnya bervariasi, antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu.

Saat ditanyakan lebih jauh soal layanan, beberapa dari mereka mau melanjutkan ke striptis bahkan ke atas ranjang. Semua tergantung pada kesepakatan tarif.
Semuanya siap untuk diajak ke karaoke keluarga. "Kalau mau malam ini boleh," tulis seorang di antaranya via wechat.

Maraknya adanya lady escort (LC) di sejumlah family karaoke di Kota Jambi jelas ini sangat diwaspadai sekali baik pemerintah setempat maupun pihak kepolisian.

Dikatakan Pengamat Hukum, Sahuri, tindakan membebaskan lady escort di family karaoke sudah menyalahi aturan dan norma yang berlaku di masyarakat. Dia bilang sudah saatnya untuk ditindak lebih lanjut.

"Kalau sudah tahu seharusnya pemerintah dan kepolisan turun tangan melakukan razia," katanya.

Menurutnya jika dibiarkan, kegiatan prostitusi terbuka lebar terjadi. "Mulai dari menemani nyanyi, melakukan striptis, sampai menemani kencan (di ranjang), itu bisa saja terjadi," katanya. Dia mengimbau pemerintah untuk bisa bertindak tegas.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah tempat karaoke di Kota Jambi menjadi tempat awal terjadinya transaksi seksual. Penelusuran Tribun di sejumlah tempat karaoke tersebut mendapati fakta tersebut.

Lady escort atau pemandu lagu memang tidak disediakan secara langsung oleh manajemen tempat karaoke tersebut. Namun ada juga tempat karaoke yang mengatasnamakan family karaoke, nyatanya sekaligus menyediakan lady escort. (tim)

Penulis: tribunjambi
Editor: suang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help