TribunJambi/

FOTO: Pengakuan Rinci SD Sampai Menyiram Bensin ke Tubuh Zoya

Pria berinisial SD ditetapkan sebagai tersangka karena punya 3 peran mengerikan, membeli, menyiram dan membakar Zoya.

FOTO: Pengakuan Rinci SD Sampai Menyiram Bensin ke Tubuh Zoya
facebook gusti hariyanto
diduga pencuri dibakar hidup 

TRIBUNJAMBI.COM, BEKASI - Pria berinisial SD ditetapkan sebagai tersangka karena punya 3 peran mengerikan, membeli, menyiram dan membakar Zoya.

Ternyata ini alasannya, Kamis (10/8/2017).

Polres Metro Bekasi telah merilis 5 tersangka pada kasus pengeroyokan dan pembakaran hidup-hidup Muhammad Al Zahra (Zoya), pria yang dituding mencuri amplifier musala di Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi.

Seperti dikutip dari WartaKota (jaringan TribunWow.com) dari kelima tersangka satu tersangka memiliki 3 peran mengerikan.

Pria berinisial SD (27) berperan membeli bensin, menyiramkan ke tubuh Zoya dan membakarnya pada Selasa (1/8/2017).

Zoya saat itu masih hidup, ia akhirnya tewas setelah dibakar hidup-hidup.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Asep Adisaputra saat ditemui Reporter WartaKota di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2017) kemarin, berikan penjelasan rinci.

http://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/pencurian-amplifier-musala_20170807_220904.jpg
Polres Metro Bekasi menunjukan sejumlah barang bukti kasus pencurian amplifier musala yang diduga dilakukan MA (30). Kasus tersebut membuat MA tewas dihakimi dan dibakar massa di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/8/2017 ()

Asep menjelaskan kalau alasan SD nekat membeli, menyiram dan membakar Zoya karena tersulut emosi.

Saat itu menurutnya SD beli bensin eceran gunakan plastik di sekitar lokasi kejadian.

Seperti tampak pada screenshoot video amatir aksi pembakaran tampak SD menyiramkan bensin jenis Pertamax di tubuh Zoya.

Halaman
1234
Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help