TribunJambi/

Rata-rata Tiap Bulan Ditemukan 100 Pencuri Listrik di Jambi

Kasus pencurian listrik di Kota Jambi masih sering terjadi. Pelanggan yang mencuri hingga 100 pelanggan perbulan.

Rata-rata Tiap Bulan Ditemukan 100 Pencuri Listrik di Jambi
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kasus pencurian listrik di Kota Jambi masih sering terjadi. Pelanggan yang mencuri hingga 100 pelanggan perbulan.

Menurut Manager PLN Area Jambi, Haris Andika, kerugian yang dihasilkan sebesar itu berasal dari pelanggan yang tidak bertanggung jawab memodifikasi Kwh meternya agar meteran tidak berjalan.

"Setiap hari kita bisa menemukan 3 atau 4 pelanggan yang mencuri listrik," jelasnya.

Ia mengatakan sejak Januari hingga Juni 2017, kasus pencurian listrik PLN 608 kasus. Rata tara perbulan mencapai 100 kasus. Bahkan ada beberapa pelanggan yang telah ketahuan melanggar, masih mengulangi perbuatannya lagi. "Ada itu yang melanggar bisa sampai 3 kali," jelasnya.

Menurutnya pelanggan yang mencuri ini menggunakan pihak ketiga untuk memodifikasi Kwh meter. "Kita kesulitan mencari oknum yang membantu pelanggan, bahkan pelanggan pun menutupi," katanya.

Bagi pelanggan yang mencuri, menurutnya dikenakan UU nomor 30 tahun 2009 pasal 29 tentang Ketenagalistrikan. "Selama ini masih hukum perdata yang berlaku, jadi ganti rugi bagi yang melanggar," terangnya.

Ia menjelaskan ganti rugi yang maksud tergantung dari kerugian pihak PLN. "Misalnya dia pakai Rp 100 ribu, tetapi di Kwh meter hanya Rp 20 ribu, sisanya kita tagih," jelasnya.

Warga Eka Jaya, Iwin, mengatakan ia perbulan membayar Rp 350 ribu untuk penggunaan listrik. "Bayar bisa di deket rumah, seperti counter pulsa, tidak perlu ke PLN," katanya.

Selain itu ia mengaku pernah telat membayar iuran listrik dua bulan. Namun, menurutnya pelayanan PLN cukup baik. Saat memberikan tagihan pun, pihak PLN memberikan senyuman. "Hanya ngomong, secepatnya dilunasin ya bu," jelasnya.

 Ia mengatakan saat ini di tempatnya sudah jarang mati listrik. Dalam seminggu, 1 atau 2 kali. "Kalau 2016 kemarin setiap malam sering mati lampu," jelasnya.

 

Penulis: Leonardus Yoga Wijanarko
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help