TribunJambi/

Kesehatan

Waspada! Satu Lagi Korban Bayi Meninggal Akibat Dicium Penderita Herpes!

Seorang bayi perempuan yang baru berusia 18 hari dikabarkan meninggal dunia pada Selasa pagi (18/07), waktu Iowa, Amerika Serikat

Waspada! Satu Lagi Korban Bayi Meninggal Akibat Dicium Penderita Herpes!
| The Daily Mail
Waspada, Satu Lagi Korban Bayi yang Meninggal Akibat Dicium Oleh Orang Lain Penderita Herpes! 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang bayi perempuan yang baru berusia 18 hari dikabarkan meninggal dunia pada Selasa pagi (18/07), waktu Iowa, Amerika Serikat akibat terinfeksi herpes dari orang lain yang menciumnya.

Orang tuanya, Shane dan Nicole Sifrit sangat terpukul dan belum bisa menerima jika kelahiran anak pertama mereka, Baby Mariana yang baru saja lahir ke dunia harus kembali kepada Sang Pencipta.

Baby Mariana lahir pada 1 Juli dengan kondisi sehat setelah sang ibu berhasil melewati masa kehamilan bebas komplikasi dan kelahiran cepat.

Sebelumnya pada 7 Juli lalu, dua jam setelah orang tuanya menikah, bayi mereka yang berusia enam hari dilarikan ke rumah sakit, setelah terjangkit infeksi herpes yang mengancam jiwa melalui sebuah ciuman. Saat itu wajah Mariana pucat, berhenti makan dan lamban bangun.

Pada hari Senin (17/07), Nicole Sifrit, (33) mengatakan bahwa dokter yang menangani anaknya di Rumah Sakit Anak-Anak Blank di Des Moines kehabisan pilihan untuk menyelamatkan hidupnya, dan tepat setelah pukul 8.40 pagi pada hari Selasa, Mariana tidak mampu bertahan dan meninggal dunia di rumah ayahnya.

“Ia sekarang tidak lagi menderita dan bersama Tuhan,” tulis Nicole di sebuah postingan Facebook. “Dalam 18 hari hidupnya, ia memberi dampak besar pada dunia dan kami berharap dengan kisah Mariana, kami menyelamatkan banyak kehidupan bayi baru lahir.”

Pasangan tersebut mengatakan, Mariana telah terinfeksi meningitis HSV-1, yang disebabkan oleh virus herpes, yang juga bertanggung jawab atas luka dingin yang sempat dialaminya.

Menurut Perpustakaan Kesehatan Johns Hopkins, herpes meningitis dapat disebabkan oleh bakteri, dan dapat ditularkan melalui hubungan seksual atau diteruskan dari ibu yang terinfeksi ke bayi saat melahirkan.

Namun, dalam kasus Mariana, kedua orang tuanya telah diuji negatif terhadap virus tersebut, sehingga meningkatkan kemungkinan bahwa anak perempuan mereka tertular penyakit ini dari seseorang penderita herpes yang pernah mengunjungi keluarga tersebut pada hari-hari setelah kelahiran dan kemudian menciumnya.

Dengan anak-anaknya yang lebih tua, Nicole tidak pernah membiarkan orang di luar keluarga dekat mereka untuk berinteraksi dengan mereka saat anaknya baru lahir, namun setelah kelahiran Mariana, Nicole dan Shane justru mengizinkan pengunjung datang ke rumah sakit.

Halaman
12
Editor: fifi
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help