TribunJambi/

Modus Ajak Bertamu ke Rumah, Fajrin Mencuri dan Hampir Perkosa Mantan, "Aku Khilaf Bang"

Berawal ingin mengajak memperbaiki HP, Fajrin Okta (18) warga Bagan Pete, Kecamatan Kotabaru terpaksa menginap di sel Mapolsek Kotabaru

Modus Ajak Bertamu ke Rumah, Fajrin Mencuri dan Hampir Perkosa Mantan,
TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI
Fajrin Okta (18) warga Bagan Pete, Kecamatan Kotabaru terpaksa menginap di sel Mapolsek Kotabaru. Lantaran, dia mencuri smartphone milik T (16) yang merupakan mantan pacarnya.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berawal ingin mengajak memperbaiki HP, Fajrin Okta (18) warga Bagan Pete, Kecamatan Kotabaru terpaksa menginap di sel Mapolsek Kotabaru. Lantaran, dia mencuri smartphone milik T (16) yang merupakan mantan pacarnya.

Pria bertubuh kurus tinggi ini tak hanya mencuri HP milik pacarnya. Dalam aksinya, dia hampir memperkosa T. "Malam itu aku khilaf, bang. Sumpah," ujarnya kepada wartawan, di Mapolsek Kotabaru, Kamis (27/7) siang.

Aksi itu dilakukannya tak sendiri. Dia telah merencanakannya dengan rekannya bernama Yosi. Awalnya, dijelaskan oleh Fajrin, dia datang ke rumah mantannya itu sendirian. Lalu, dia minta dibuatkan teh oleh mantannya itu. Saat T beranjak ke dapur, Fajrin masuk ke kamar tidur T untuk membuka slot kunci jendelanya.

Dengan maksud nanti pas tengah malam dia bisa masuk ke kamar tidur T. Tengah malam, Fajrin bersama rekannya masuk menggunakan penutup wajah dari baju kaos yang dikenakannya.

"Di situ aku ngajak kawan aku si Yosi itu. Di situlah aku khilaf. Kawan aku yang ngambil HP mantan aku," jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Kotabaru, AKP Hendra Wijaya Manurung menjelaskan, tersangka sempat akan memperkosa korban. "Namun ketahuan oleh kakak korban. Dan diteriaki. Mereka pun kabur," beber Hendra.

Dari peristiwa itu, korban melapor ke mapolsek. Dari pemeriksaan, korban mengaku melihat tato di bagian tubuh pelaku yang sama persis seperti tatto milik si Fajrin.

"Kita melakukan pemanggilan terhadap pelaku. Namun tak mengaku. Pada akhirnya seluruh alat bukti lengkap dan kuat. Kita tangkap dia," jelasnya.

Barang bukti yang diamakankan dari Fajrin berupa dua potong pakaian yang digunakannya saat beraksi. Dan sebuah kotak HP merek Oppo A37. "HPnya di Yosi. Dia sekarang masih kita buru," tandasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help