TribunJambi/

Tuntut Uang Pesangon

Mantan security PT Kedaton Mulya Primas Durian Luncuk, Idrus (34), Senin (17/7) pagi didampingi sejumlah anggota Dewan dari Komisi III DPRD

MUARABULIAN, TRIBUN – Mantan security PT Kedaton Mulya Primas Durian Luncuk, Idrus (34), Senin (17/7) pagi didampingi sejumlah anggota Dewan dari Komisi III DPRD Batanghari mendatangi Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batanghari.

Pasalnya, Idrus telah dipecat oleh Pihak PT. Kedaton dengan alasan kelalaian bertugas beberapa waktu lalu. Namun hingga kini, dirinya belum menerima upah ataupun pesangon terkait pemeberhentian dirinya yang dianggap secara sepihak oleh PT. Kedaton.

Hal ini bermula, pada bulan Juni lalu disaat Idrus bersama rekannya bernama Yasir tengah dinas malam. Saat itu dirinya tidak menaruh rasa curiga terhadap rekan lainnya yang tengah muat dan bongkar sawit diperusahaan. Tetapi ketika esok harinya, ditemukan TBS buah sawit yang bukan milik perusahaan atau TBS curian.

“saat itu saya melihat rekan saya Erwin dan Muholis sedang mindahkan buah sawit dari mobil carry hitam ke truk ps warna kuning. Tapi saya tidak menyangka kalau itu buah curian,” terang Idrus.

Dirinya mengatakan hal demikian, dikarenakan rekannya yang bernama Muholis juga merupakan tengkulak TBS dan kerap membawa buah milik Mandor 1 PT. Kedaton ke perusahaan, namun sat itu di tumpukan TBS tersebut terdapat beberapa buah TBS hasil Curian.

“saya tidak tau kalau disitu ada buah hasil curian,” imbuhnya.

Idrus pun merasa tak terima ketika menerima surat pemecatan dari pihak PT. Kedaton, saat itu dijanjikan untuk mendapatkan pesangon. Namun ketika mengurus pesangon, malah di tolak oleh pihak perusahaan dengan alasan dirinya lalai dan terlibat.

“Alasannya karena saya lalai, terlibat, sehingga merugikan pihak perusahaan. Saya sudah membuktikan bahwa saya tidak terlibat dengan membuat surat keterangan dari pihak kepolisian,” jelas Idrus sembari menunjukkan surat tersebut.

Sementara itu, Asmuni selaku anggota Dewan Dapil Durian Luncuk sangat menyayangkan hal tersebut. “ tentu sangat disayangkan, pemecetan seharusnya tidak harus terjadi, tapi itu kita kembalikan lagi ke pihak internal mereka. Namun apabila terkait pesangon, itu harus diselesaikan menurut pertauran yang ada, karena yang bersangkutan sudah 6 tahun bekerja,” jelasnya.

Hal senada pun diungkapkan oleh Syargawi, selaku Kadis Ketenagakerjaan Batanghari. Pihaknya akan mefasilitasi permasalahan ini dan akan mencari jalan keluarnya

Terpisah, humas PT Kedaton, Asnan mengatakan jika persoalan pencurian sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. "Sudah ada tersangka pada kasus pencurian ini," katanya.

Sementara terkait pemberian pesangon, Asnan mengatakan jika pihak perusahaan menduga mantan security ini telah lalai dalam tugasnya selaku pengamanan. "Kebijakan perusahaan karena yang bersangkuran telah lalai dalam bekerja, makanya pesangon tidak diberikan," lanjutnya.

Dia juga mengaku saat ini sedang proses mediasi dengan Dinas Ketenagakerjaan. "Senin depan kami dipanggil lagi untuk mediasi terkait hal ini," tutupnya. (Sra)

Penulis: suci
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help