TribunJambi/

Tafyani Ajukan Pengunduran Diri dari Ketua Forken

Ketua umum Forum Komunikasi Masyarakat Kerinci Nusantara (FORKEN) Tafyani Kasim mengajukan surat pengunduran

Tafyani Ajukan Pengunduran Diri dari Ketua Forken
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Ketua umum Forum Komunikasi Masyarakat Kerinci Nusantara (FORKEN) Tafyani Kasim mengajukan surat pengunduran diri sementara dari jabatannya sebagai ketua Umum DPP Forken sejak Juni 2017. Namun permintaan bakal calon Bupati Kerinci yang telah daftar d ibeberapa partai belum dikabulkan oleh ketua pembina Forken. Hanya saja saat ini masih diproses dewan Pembina Forken.

Tafyani Kasim saat dikonfirmasi usai melaksanakan silaturrahmi dan halalbihalal bersama pengurus DPP Forken di Hotel Mahkota Sungai penuh, Senin (17/7) mengatakan dirinya telah mengajukan surat resmi pengunduran diri sementara sebagai ketua Forken karena dirinya takut kalau ada yang memandang dirinya membawa Forken ke ranah politik.

"Saya sudah sampaikan surat mengundurkan diri sementara sebagai ketua umum Forken. Meski dalam Forken tidak aturan harus mundur sebagai ketua Forken kalau maju sebagai calon bupati. Tapi sampai saat ini belum disetujui Pembina, pembina mengatakan harus rapat dulu dengan ketua pembinaan dulu," jelasnya.

Dikatakan Ketua HKK Sumbar ini, secara lisan dewan pembina menyampaikan kepada dirinya bahwa dirinya belum jadi calon.

"Setelah menjadi calon bupati dewan pembina akan rapat apakah menerima usulan saya atau tidak sebab tidak ada aturan AD ART atau peraturan Forken yang menyatakan harus mundur.

"Saya berharap usulan saya diterima agar saya tidak menjadi pemikiran di dalam anggota Forken" katanya.

Tafyani menambahkan, dirinya mengajukan surat pengundur diri memang dikarenakan ingin maju sebagai calon bupati. Ia tidak ingin ada pihak yang mengatakan dirinya membawa Forken masuk ranah politik padahal Forken ini murni organisasi sosial.

"Forken ini adalah organisasi masyarakat yang berusaha memberikan sumbangan pemikiran dan usulan serta berbuat untuk Kerinci ke depan, tidak hanya sebatas seminar tapi juga dalam bentuk perbuatan," jelasnya.

Diharapkan kehadiran Forken bisa berdampak positif pada pembangunan Kerinci, karena Forken akan berusaha berperan dalam membangun kerinci, kalau semua pihak bersatu maka Kerinci akan kuat.

"Forken ingin pendidikan Kerinci meningkat, semua pihak bersama-sama membangun Kerinci baik yang ada di daerah maupun warga Kerinci di perantauan," ungkapnya.

Sedangkan Ilyas Adnan, Dewan Pembina Forken mengatakan dirinya tidak bisa memutuskan sendiri atas usulan ketua Umum DPP Forken mengundurkan diri semnetara. Hal ini harus dirapatkan dulu bersama dewan pembinaan yang lain.

"Dalam AD/ART tidak ada aturan kalau Ketum tidak boleh rangkap jabatan, untuk memutuskan harus ada rapat dengan dewan pembina Forken nantinya," tandasnya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help