TribunJambi/

Ribut Warga dengan SAD, Rumah Asep Dibakar

Sial yang dialami Asep (45) warga Desa Baru Kibul, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin. Dia harus kehilangan rumahnya

Ribut Warga dengan SAD, Rumah Asep Dibakar
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Sial yang dialami Asep (45) warga Desa Baru Kibul, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin. Dia harus kehilangan rumahnya karena dibakar massa, buntut keributan warga setempat dengan warga Suku Anak Dalam (SAD).

Informasi yang didapatkan, rumah Asep dibakar oleh warga desanya sendiri terjadi pada, Senin (17/7) dini hari sekitar pukul 00.30 Wib. Kejadian tersebut membuat rumah asep habis dilalap sijago merah.

Kejadian berawal pada Jumat lalu. Dimana saat itu seorang perempuan warga SAD atas Bungo Sanggul kedepan mencuri pinang di kebun milik Nurdin (55). Nurdin yang melihat hal itu lalu mengejar perempuan tersebut.

Aksi pengejaran yang dilakukan oleh Nurdin ternyata diketahui oleh suami perempuan SAD tersebut yakni Ali. Melihat hal itu Ali langsung menuduh Nurdin telah menganggu istrinya.

Ali pun menuntut Nurdin untuk membayar denda sebesar Rp 50 juta karena telah menganggu isterinya. Namun tuntutan tersebut tentu saja tidak diindahkan oleh Nurdin.

Merasa tuntutannya tak diindahkan oleh Nurdin, Ali kemudian meminta bantuan warga Desa Kibul, yakni Asep. Agar bisa memediasi terkait tuntutan yang dimintanya.

Beberapa hari setelah itu, Asep pun berangkat ke rumah Nurdin, untuk menagih denda yang disebutkan oleh Ali. Namun aksi Asep membuat seluruh warga marah.

Kemarahan warga memuncak pada Senin dini hari. Dimana ratusan warga menyerang rumah Asep dan membakarnya.

Kapolsek Tabir Ulu, Iptu Candra dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

“Iya malam tadi kejadiannya, dan kami masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini,” ujar Kapolsek.

Sementara itu pihak terkait, Yakni Asep, Nurdin dan warga SAD yang bertikai belum bisa dikonfirmasi. Begitu juga dengan aparat desa setempat juga belum dapat dikonfirmasi terkait hal ini.(pit)

Penulis: heru
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help