TribunJambi/

Pramugari Dipecat Setelah Ketahuan Beri Layanan Plus Plus ke Penumpang, Ia Sudah Raup Rp 14 Miliar

Seorang pramugari mampu meraup 650 ribu poundsterling atau Rp14 miliar dari melayani hubungan seks bagi penumpang pesawat.

Pramugari Dipecat Setelah Ketahuan Beri Layanan Plus Plus ke Penumpang, Ia Sudah Raup Rp 14 Miliar
orientalsunday.hk
Pramugari maskapai Tiongkok, Shenzhen Airlines. 

Netizen di Tiongkok pun telah merencanakan untuk memboikot maskapai tersebut karena telah lalai membiarkan tindakan tidak senonoh terjadi di saat pesawat sedang terbang.

"Lebih baik tidak terbang dengan Shenzhen Airline," tulis salah satu netizen yang dikutip Grid.ID dari Worldofbuzz.

Sementara itu, di Malaysia, netizen tidak menganggap hal ini sebagai masalah jika kedua belah pihak sepakat untuk terlibat melakukan perbuatan itu.

"Mengapa ini menjadi masalah? Tindakan ini adalah suka sama suka," tulis salah satu netizen dari Malaysia.

Netizens dari Malaysia juga berspekulasi bahwa pramugari itu dibayar untuk 'layanan tambahan' atau berpikir bahwa penumpang itu adalah pacarny sendiri.

"Kalau pacarnya sendiri kenapa dipermasalahkan?" tulis netizen yang lain.

Beberapa netizen pun juga menganggap bahwa kejadian itu untuk promosi maskapai yang diperintahkan oleh manajemen.

Apapun masalahnya, berbuat tidak senonoh di belakang kursi pesawat tidaklah tindakan yang sopan.

"Mereka bisa lakukan cara-cara yang lebih sopan dan tidak melanggar norma," ujar netizen dari Tiongkok.

Shenzhen Airlines adalah nama maskapai penerbangan yang berkantor pusat di Shenzhen, Republik Rakyat Tiongkok.

Kode penerbangan untuk kode IATA ZH dan kode ICAO CSZ.

Maskapai ini mengoperasikan layanan penerbangan domestik terjadwal ke tujuan terutama di Tiongkok Daratan.

Basis utamanya adalah Bandara Internasional Bao'an Shenzhen.(*)

Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help