TribunJambi/
Home »

News

Massa Penolak Perppu Ormas Disarankan Tempuh Jalur Hukum Lewat MK Dibanding Gelar Aksi

Politikus NasDem Taufiqulhadi menyerukan kepada seluruh pihak agar bersikap dewasa dalam berbangsa dan bernegara.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand. Waskita

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA -- Politikus NasDem Taufiqulhadi menyerukan kepada seluruh pihak agar bersikap dewasa dalam berbangsa dan bernegara.

Hal itu menyikapi adanya rencana aksi menentang peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) Ormas di Gedung DPR.

Kalau memang ada hal yang dianggap tidak tepat. Kalau melanggar UU, maka ada jalur yang bisa ditempuh pertama, bisa melalui MK untuk melihat perpppu itu. Jangan kita memobilisasi massa untuk menentang kebijakan-kebijakan tertentu dari pemerintah," kata Taufiqulhadi ketika dikonfirmasi, Senin (17/7/2017).

Taufiqulhadi mengatakan pemerintah harus mengambil sikap terhadap perkembangan yang terjadi. Contohnya, mengenai adanya ormas Anti Pancasila.

"Tidak boleh pemerintah berpangku tangan karena akan ada sejumlah masyarakat akan mempertanyakan. Kenapa di Indonesia ada organisasi Anti Pancasila bisa bebas," kata Anggota Komisi III DPR itu.

Oleh karenanya, Taufiqulhadi menegaskan pemerintah harus mengambil sikap tegas yakni membubarkan ormas tersebut melalui perppu.

"Kalau kita menentang melalui mobilisasi massa, maka pihak lain juga bisa melakukan mobilisasi. Mobilisasi dibalas mobilisasi itu tidak akan selesai-selesai. Maka jangan kita itu tidak dewasa dalam berbangsa dan bernegara," kata Taufiqulhadi.

Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help