TribunJambi/
Home »

Jambi

» Bungo

Musibah Banjir

3.000 Rumah di Kabupaten Bungo Terendam Banjir

Kabupaten Bungo merupakan satu di antara wilayah langganan banjir tiap tahunnya. Setidaknya ratusan rumah warga terendam selama

3.000 Rumah di Kabupaten Bungo Terendam Banjir
TRIBUNJAMBI/MUHLISIN
Luapan air Sungai Batang Tebo dan Batang Bungo terus meningkat. Kelurahan Jayasetia pun hampir seluruhnya terendam air. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kabupaten Bungo merupakan satu di antara wilayah langganan banjir tiap tahunnya. Setidaknya ratusan rumah warga terendam selama musim tersebut. Bahkan, tak sedikit jiwa yang menjadi korban dari bencana ini.

Tahun ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bungo mencatat sebanyak 3.000 rumah diterjang banjir dari Januari hingga Juni.

Hal ini diungkapakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Bungo, Hasan Efendi.

"Ribuan rumah yang diterjang banjir itu tersebar di hampir setiap kecamatan di Bungo ini," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (17/7).

Hasan Efendi menyebutkan, beberapa kecamatan yang langganan banjir yaitu Batin III Ulu, Rantau Pantan, Limbur Lubuk Mengkuan, Jujuhan dan Kecamatan Pasar Muara Bungo.

"Daerah ini pasti banjir kalau musimnya. Dan itu merupakan banjir kiriman dari aliran Sungai Batang Bungo dan Batang Tebo," ujar Efendi lagi.

Dari bencana banjir itu, pihaknya melakukan berbagai upaya. Seperti terjun ke lapangan  mendirikan tenda, memberikan bantuan pangan kepada korban.

"Termasuk berkoordinsi dengan pihak terkait seperti TNI dan Polri," sebutnya.

Ia tak menampik adanya kedala dalam upaya menghadapi bencana banjir ini. Kendalanya yaitu, kekurangan peralatan seperti perahu karet yang hanya tersedia dua unit. Lalu tenda darurat dan armada yang juga tak memadai.

"Ditambah luas wilayah yang cukup jauh. Jadi peralatan yang kurang ini begitu tak mendukung. Sehingga kita bekerja sesuai dengan peralatan yang ada saja," katanya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help