TribunJambi/

VIDEO

VIDEO: 'Memang Sudah Terjadi Pelemahan KPK Itu. . .'

Kekhawatiran terhadap pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat menjadi obyek hak angket oleh Dewan Perwakilan

VIDEO: 'Memang Sudah Terjadi Pelemahan KPK Itu. . .'
Net

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kekhawatiran terhadap pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat menjadi obyek hak angket oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dianggap sebagai kekhawatiran yang wajar.

Bahkan, pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menyatakan bahwa pelemahan terhadap KPK sudah terjadi.

"Memang sudah terjadi apa yang kita sebut pelemahan itu," kata Ray seusai acara diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7/2017).

Hal itu, kata dia, terlihat dari kinerja KPK yang agak terganggu, misalnya pada pengusutan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik atau e-KTP.

Dalam beberapa kesempatan, pansus kerap kali menegaskan tidak menyasar kasus tertentu. Namun, menurut Ray, KPK sudah menemui hambatan untuk mengusut kasus e-KTP.

Misalnya, saat Agun Gunandjar tidak menghadiri pemeriksaan saksi karena sebagai Ketua Pansus Angket sedang memimpin pansus menemui sejumlah narapidana kasus korupsi di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Ray memprediksi tujuan hak angket tak hanya berakhir pada rekomendasi terhadap KPK sebagai lembaga.

Menurut dia, tak menutup kemungkinan angket KPK akan berujung pada revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Sebab, untuk merevisi UU KPK, DPR tak membutuhkan instrumen hak angket.

Pansus Hak Angket KPK sejak dibentuk memang menuai kontroversi. Mulai dari ketuk palu pengesahan pansus, kritik sudah mulai berdatangan.

Keabsahan pembentukan hak angket pun dipertanyakan. Terlebih sejumlah pakar hukum tata negara telah menyatakan bahwa KPK tidak bisa menjadi objek hak angket.

Halaman
12
Tags
VIDEO
KPK
Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help