TribunJambi/

Kasus Perampokan

Perampok Tembak Tauke Sawit, Korban Teriak Minta Tolong

Aksi perampokan kembali terjadi di Kabupaten Sarolangun, Jumat (14/7). Kali ini korbannya adalah Nana Suhana (45) tauke sawit

Perampok Tembak Tauke Sawit, Korban Teriak Minta Tolong
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Aksi perampokan kembali terjadi di Kabupaten Sarolangun, Jumat (14/7). Kali ini korbannya adalah Nana Suhana (45) tauke sawit asal Pamenang, Kabupaten Merangin.

Pada kejadian tersebut, kawanan perampok berjumlah empat orang itu tidak berhasil merampas tas berisi uang milik korban, namun mereka berhasil melukai dengan menembak paha kiri korban.

Informasi yang didapatkan, kejadian berawal saat korban sekitar pukul 14.15 Wib, baru saja mencairkan uang di Bank Mandiri Sarolangun. Setelah mencairkan uang, korban lalu menuju tempat penjualan sawit di Jalan Lintas Sumatera Km 25 Kelurahan Limbur Tembesi, tepatnya di kantor Suplayer TBS CV Asoka.

Dalam perjalanan tersebut tanpa diketahui, ternyata korban telah diikuti oleh empat orang tak dikenal dengan menggunakan dua unit motor, yakni motor Vixion dan Suzuki FU. Dengan memakai helem dan jaket kulit, salah seorang dari kawanan rampok tersebut langsung mengikuti korban ke dalam ruangan.

“Saat itu korban dikuti oleh orang tak dikenal langsung keruangan,” ujar warga ditemui kemarin.

Diungkapkannya, tak berapa lama setelah itu terdengar suara tembakan di dalam ruangan tersebut. Suara letusan tersebut disertai dengan suara minta tolong dari korban.

“Setelah menembak korban, pelaku berusaha merampas tas berisi uang yang ada di tangan korban,” jelasnya.

Dia mengatakan, usaha perampok tersebut tidak membuahkan hasil. Karena korban teriak pelaku lalu melarikan diri karena ketakutan.

“Tas berisi uang korban selamat, karena orang sekitar yang mendengar teriakan korban langsung kelokasi dan pelaku melarikan diri,” jelasnya.

Katanya, melihat korban terluka dibagian paha kiri oleh warga korban dibawa ke rumah sakit Sakit Sarolangun. Namun setelah beberapa jam kemudian korban lalu dirujuk ke rumah sakit di Jambi.

Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana melalui Kabag Ops, Kompol Agus Saleh dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, setelah melakukan aksinya para pelaku langsung kabur menggunakan dua motor ke arah Sarolangun.

“Ya, kemarin ada percobaan pencurian dengan kekerasan (Curas),” kata Kabag Ops.

Dia mengatakan, setelah mendapatkan kabar tersebut, anggota Polsek Bathin VIII langsung menuju lokasi. Hasil olah TKP, diduga pelaku menggunakan senjata api jenis Sofgun.

“Korban tertembak dibagian paha kiri dengan senjata jenis Sofgun. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” jelasnya.

Dia mengatakan, untuk mengungkap kasus tersebut Polres Sarolangun telah membentuk Tim Gabungan. Dimana terdiri dari Polsek Bathin VIII dan di Backup Sat Reskrim Polres Sarolangun.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan kita. Para pelaku masih dalam pengejaran,” sebutnya.

Diungkapkannya, agar tidak ada lagi kejadian serupa. Dia minta agar masyarakat saat mencairkan uang dalam jumlah besar bisa minta bantuan pengawalan.

“Kita juga mengimbau kepada masyarakat agar meminta bantuan pengawalan bila mengambil uang di dalam jumlah banyak,” pungkasnya.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help