TribunJambi/

Mutasi Guru Dibatalkan Sementara

Kisruh mutasi ratusan guru di lingkup Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh yang sempat diributkan guru akhirnya mereda. Setelah dinas

Mutasi Guru Dibatalkan Sementara
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Para guru mendatangi kantor Diknas Sungaipenuh mempertanyakan rotasi besar-besaran yang dilakukan Diknas Sungaipenuh, Rabu (12/7) 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Kisruh mutasi ratusan guru di lingkup Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh yang sempat diributkan guru akhirnya mereda. Setelah Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh mengeluarkan keputusan terhadap rotasi guru tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungaipenuh, DR Hadiyandra resmi membatalkan draf usulan pemindahan (mutasi) guru SD dan SMP secara besar-besaran di Kota Sungaipenuh. Keputusan pembatalan sementara itu dikeluarkan pada Jumat 14 Juli 2017.

Hadiyandra mengatakan pembatalan mutasi guru secara besar–besaran itu dituangkan dalam surat nomor : 800/980/DISDIK 3.1/VII/2017, perihal pemberitahuan yang ditujukan kepada Kepala Sekolah dan Kepala UPTD Pendidikan di Kota Sungaipenuh.

Dengan isi surat sebagai berikut, berdasarkan nota Dinas Bidang PTK Dinas Pendidikan Kota Sungaipenuh tanggal 14 Juli 2017, perihal permohonan penundaan SK devenitive rotasi guru jenjang SD dan SMP di Kota Sungaipenuh. Serta mencermati dinamika yang berkembang selama komunikasi kebijakan mulai 11 sampai dengan 13 Juli 2017.

Kemudian pada tanggal 14 Juli 2017 Diknas Sungaipenuh telah mengadakan rapat dan hasil rapat disimpulkan. Pertama, Diknas Kota Sungaipenuh menunda rotasi guru SD dan SMP sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Keputusan kedua, dalam melakukan rotasi guru nantinya akan dilakukan secara bertahap dengan pertimbangan pemerataan demi terwujudnya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Sungaipenuh.

Ketiga, dibatalkannya draf mutasi guru secara besar-besaran ini, maka pada tanggal 17 Juli 2017 yang merupakan hari pertama masuk sekolah, maka guru tetap diminta menjalankan aktivitasnya masing–masing sebelum draf mutasi ini dikeluarkan.

"Benar kita sudah keluarkan surat tentang penundaan rotasi guru sampai batas waktu yang belum ditentukan. Surat itu sudah kita sampaikan kepada Kepala Sekolah dan UPTD pendidikan di Kota Sungaipenuh,” ujarnya.

Namun demikian Hadiyandra mengatakan mutasi guru tetap akan dilakukan untuk melakukan pemerataan pendidikan di Kota Sungai Penuh. Dia mengatakann saat ini jumlah guru di Sungai Penuh saat ini sekitar sekitar 2.600 guru. Memang tak semuanya dirotasi nantinya, tapi sebagian besar saja. "Jadi upaya kita tinggal pemerataan, perlu rotasi murni untuk pemerataan pendidikan," sebutnya.

Sebelumnya ratusan guru mempertanyakan Dasar Diknas Pendidikan memutasinya guru-guru ke sekolah-sekolah lain. Sebagaian mereka ada yang secara mendadak mengetahui kalau sudah dipindahtugaskan. Ada juga yang diberikan masa tiga hari untuk mengurus yang menurut merek cukup singkat.

Tags
mutasi
guru
Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help