TribunJambi/

JR Jambi Bayar Santunan kepada Ahli Waris Rp 8,7 Miliar

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Hingga Juni lalu jumlah santunan kecelakan yang dibayar PT Jasa Raharja (Persero)

JR Jambi Bayar Santunan kepada Ahli Waris Rp 8,7 Miliar
ist
Secara Simbolis Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jambi, Budhi Hartanto Samiyana, menyerahkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan taksi tercebur di Tanjung Priok, Selasa (6/9). 

Laporan wartawan Tribun Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Hingga Juni lalu jumlah santunan kecelakan yang dibayar PT Jasa Raharja (Persero) meningkat drastis dibandingkan tahun lalu. Total santunan sudah dibayar kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas di Jambi sebesar Rp 8,7 miliar.

Kanit Operasional Jasa Raharja Cabang Jambi Danny Firnando mengatakan pada periode sama pada tahun lalu Rp 8,1 miliar, dan tahun ini Rp 8,7 miliar. "Mengalami peningkatan Rp 587 juta, atau naik sekitar 7 persen," kata Danny kepada Tribun, Kamis (13/7).

Kata Danny, dari periode tersebut untuk santunan korban meninggal Rp 5,2 miliar, luka-luka Rp 146 juta, korban cacat tetap Rp 42 juta. Biaya penguburan hingga saat ini belum ada.

Selama Juni 2017 berbarengan moment Ramadan dan Lebaran, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jambi sudah membayar santunan Rp 1,4 miliar. Jumlah santunan kepada korban meninggal Rp 925 juta, korban luka-luka Rp 552 juta dan cacat tetap Rp 20 juta.

Terkait musim mudik lebaran tahun ini, PT Jasa Raharja sudah memenuhi kewajiban membayar santunan kepada korban kecelakaan saat musim mudik lebaran. Sejak H-7 hingga H+7 lebaran tahun ini Jasa Raharja membayar santunan Rp 950 juta kepada ahli warisnya pada Juli.

"Memang baru kita bayar 1 Juli 2017 kemarin mengingat sejak 23 Juni bertepatan hari libur lebaran," tandasnya.
Menurut dia, jumlah santunan ini terus meningkat, karena berlaku aturan baru PMK nomor 15/2017 tentang besar santunan dan iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang umum di darat, sungai/danau. Dan, PMK Nomor 16/2017 tentang besar santunan dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan.

Pada PMK tersebut, jumlah santunan naik 100 persen. Santunan yang naik tersebut adalah santunan meninggal diberikan kepada ahli waris dengan ketentuan lama Rp 25 juta, maka pada ketentuan baru Rp 50 juta, santunan cacat tetap ketentuan lama Rp 25 juta dan ketentuan baru menjadi Rp 50 juta.

Santunan biaya perawatan luka-luka (maksimal), ketentuan lama Rp 10 juta, ketentuan baru Rp 20 juta. Biaya penguburan (jika tidak ada ahli waris), ketentuan lama Rp 2 juta, ketentuan baru Rp 4 juta. "Ini berlaku mulai 1 Juni 2017 lalu," imbuhnya. (zak)

Penulis: muzakkir
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help