TribunJambi/

Femallenials

GALERI FOTO: Miris! Beda Usianya Jauh Banget

DUNIA anak Indonesia kembali menjadi sorotan pasca pernikahan Slamet Riyadi, remaja 16 tahun yang menikahi Rohaya, nenek 71 tahun.

GALERI FOTO: Miris! Beda Usianya Jauh Banget
TRIBUN JAMBI/ALDINO
Farah

TRIBUNJAMBI.COM - DUNIA anak Indonesia kembali menjadi sorotan pasca pernikahan Slamet Riyadi, remaja 16 tahun yang menikahi Rohaya, nenek 71 tahun. Sebelumnya, Amanda anak 15 tahun asal Baturaja, juga memilih menikah diusinya yang masih belia.

"Miris banget liat berita kayak gini, lagi-lagi pernikahan muda, malah beda usianya jauh banget," kata Farah.

Yang mengejutkan, kata Farah, ia pernah dengar pernikahan yang dilakukan anak usia sekolah dasar. Miris banget. Hal yang semestinya tidak lagi terjadi pada era yang telah maju saat ini.

10072017_FARAH
Farah (TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Mantan Gadis Kota Jambi ini mengungkapkan banyak pernikahan dini dilandasi aktor ekonomi, budaya daerah, dan minimnya pengetahuan masyarakat tentang dampak negatif pernikahan dini.

"Padahal banyak dampak negatif dari pernikahan muda, terutama buat perempuan," ujarnya.

Farah menjelaskan, anak-anak yang mengalami pernikahan muda kerap kali mengalami trauma, gangguan kesehatan, bahkan masa depan hancur karena di masa muda sudah ngurus keluarga. Banyak terjadi tekanan mental.

10072017_Farah
Farah (TRIBUN JAMBI/ALDINO)

"Harusnya perempuan jaman sekarang sudah bisa berperan pada segala aspek kehidupan. Kalau di usia belia saja udah menikah, gimana mau mikirin pendidikan. Duhh, masyarakat harus paham manfaat apa saja dari pendidikan."

Hukum perkawinan di Indonesia yang diatur dalam UU no.1 th 1974, mengatur batas minimal usia perempuan 16 tahun untuk menikah, menurut Farah batas usia yang ditentukan masih sangat muda.

"Ini termasuk salah satu penyebab pernikahan dini yang marak," kata gadis 18 tahun ini lugas.

10072017_Farah
Farah (TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Dirinya berharap UU tahun 1974 yang mengatura perkawinan di Indonesia ini bisa segera direvisi.

10072017_Farah
Farah (TRIBUN JAMBI/ALDINO)
Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help