TribunJambi/

Kesehatan

Vaksin Ini Bisa Cegah Kanker yang Tertular Melalui Hubungan Seksual

PASCAmeninggalnya artis Julia Perez karena kanker serviks, kau wanita kini lebih aware terhadap penyakit ini.

Vaksin Ini Bisa Cegah Kanker yang Tertular Melalui Hubungan Seksual
makeyourlifehealthier.com

TRIBUNJAMBI.COM - PASCAmeninggalnya artis Julia Perez karena kanker serviks, kau wanita kini lebih aware terhadap penyakit ini.

Banyak diantaranya googling dan mencari informasi terkait kanker serviks yang merenggut nyawa artis dan penyanyi dangdut Jupe ini.

Kanker serviks merupakan penyakit keganasan yang primernya berasal dari serviks.

Kanker ini menimbulkan permasalahan besar dalam kesehatan perempuan terutama di negara berkembang termasuk Indonesia.

Tahukah Anda? saat ini kanker serviks merupakan kanker terbanyak kedua di dunia maupun di Indonesia setelah kanker payudara.

Sebelumnya kanker serviks menduduki urutan pertama terbanyak dan penyebab kematian perempuan terbanyak pertama akibat penyakit keganasan (kanker).

Penurunan angka kejadian ini seiring dengan ditemukannya vaksin dan penyebab utama terjadinya kanker serviks yakni 99,7 persen disebabkan oleh Virus Human Papilloma (HPV=Human Papilloma Virus).

"Ironisnya infeksi HPV tidak menimbulkan keluhan apapun baik demam, reaksi radang, nyeri dan lainnya, hingga kita tidak tahu sama sekali apakah sudah terinfeksi HPV atau belum," kata Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan Konsultan Kanker Kandungan dr. Rudy Gunawan, SpOG, K.ONK, DMAS, FICRS, Kamis (15/6).

Keluhan biasanya terjadi bila infeksi HPV sudah berkembang menjadi kanker serviks stadium lanjut.

Inilah yang menyebabkan tingginya kematian akibat kanker serviks. Padahal bila ditemukan pada tahap lesi prakanker stadium awal pada umumnya masih bisa sembuh 100 persen.

Sampai saat ini telah terdeteksi lebih dari 120 tipe HPV, tetapi yang menyebabkan kanker serviks lebih dari 80 persn adalah HPV tipe 16 dan HPV tipe 18, sedangkan yang menyebabkan genital wart (kondiloma) pada organ intim perempuan maupun laki-laki adalah HPV tipe 6 dan HPV tipe 11.

Infeksi HPV 95 persen terjadi melalui hubungan seksual, dan multipartner merupakan faktor risiko tinggi terjadinya infeksi.

Penularan vertikal dari ibu hamil ke bayi dapat terjadi tetapi kejadiannya rendah. Penularan lainnya secara tidak langsung adalah melalui pemakaian handuk bersama-sama, dari kuku yang terkontaminasi HPV, dan gaya hidup yang tidak sehat.

"Cara yang paling efektif untuk mencegah kanker serviks dan kanker genitalia lain adalah pemberian vaksin HPV pada usia dini sebelum mereka aktif secara seksual," kata dr Rudi.

Manfaat dari vaksin tersebut sangat nyata di Negara yang sedang berkembang, dimana pelayanan kesehatan untuk perempuan sangat sedikit.

Penulis: rida
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help