Mudik Lebaran

Arus Mudik ke Kerinci Meningkat

Arus mudik menuju Kabupaten Kerinci makin ramai. Jalur mudik di Batang Merangin dari Jambi dan Kayu Aro dari Sumatera Barat

Arus Mudik ke Kerinci Meningkat
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Arus mudik menuju Kabupaten Kerinci makin ramai. Jalur mudik di Batang Merangin dari Jambi dan Kayu Aro dari Sumatera Barat banyak dilalui pengendara. Dari pantauan di lapangan Polres Kerinci bersama pemerintah daerah meninjau langsung arus mudik terutama kawasan rawan bencana.

Seperti jalur mudik di Kecamatan Batang Merangin terdapat banyak titik rawan longsor. Diantaranya di Bedeng 5, Bedeng 12 dan di Muara Imat. Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto mengatakan jalur mudik yang menonjol di daerah sini yaitu longsor. Untuk itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kerinci untuk menempatkan alat berat di sini.

"Jika nantinya terjadi longsor maka cepat diatasi sehingga tidak mengganggu kenyamanan pemudik yang melewati jalur ini," ungkap Kapolres, Kamis (22/6).

Selain rawan longsor, di daerah ini juga rawan kecelakaan karena banyaknya tikungan dan jalan sempit. Ia berharap pengendara harus hati-hati dan jangan mengambil jalur lawan. "Pemudik jangan memaksakan diri, jika letih dalam perjalanan maka bisa istirahat. Bisa istirahat di Pos Pam atau di Polsek Batang Merangin," tambah kapolres.

Pemudik juga diminta selalu mengecek kondisi kendaraan, apabila ada kerusakan yang bisa menyebabkan kejadian fatal maka segera diperbaiki.

Dia menyebutkan, untuk lokasi pospam sendiri yakni Pos Pam Muara Emat di KM 67, Kecamatan Batang Merangin, Pos Pam Pelompek KM 58, Kecamatan Gunung Tujuh, Pos Pam Sungai Penuh KM 03, Kecamatan Sungai Bengkal, Kota Sungai Penuh.

"Volume kendaraan meningkat, kita siagakan pengamanan dengan Pospam. Juga dinas PU siagakan alat berat," katanya.

Selain itu tidak hanya pemudik luar daerah saja yang ramai pulang kampung, namun pemudik dari luar negeri juga yakni dari Malaysia juga meningkat. Banyak warga Kerinci yang bekerja di negeri jiran yaitu Malaysia, ada warga memilih melakukan mudik melalui rute udara yaitu Bandara Minang Kabau (BIM) Padang, dilanjutkan menggunakan travel untuk pulang ke Kerinci.

Hal ini diakui oleh Devi supir travel jurusan Padang Kerinci. Ia mengatakan mengalami peningkatan penumpang sejak seminggu yang lalu. Banyak penumpang minta dijemput dari Bandara Minang Kabau. "Iya, sekarang banyak yang pulang kampung, ada saja penumpang yang merental mobil saya, terutama yang minta dijemput di Bandara," jelasnya

Dia mengatakan rerata penumpang yang dibawanya, sekeluarga. Mulai dari orang tua dan anak-anak. Mereka sudah memesan tiga hari sebelum keberangkatan. Kadang-kadang, terpaksa menolak penumpang yang ingin minta dijemput karena jadwalnya bentrok dengan penumpang lain. Meski demikian, ia menawarkan ke penumpang itu naik mobil temannya.

"Biasanya penumpang itu kenal dengan saya. Saya tawarkan naik mobil teman saya saja, biasanya mereka mau. Jika jadwal teman bentrok maka dialihkan kepadanya untuk dijemput," tambahnya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help