TribunJambi/

Bulan Ini Pengiriman Uang TKI Kerinci di Malaysia Mencapai Setengah Miliar

Keterangan yang diterina Tribun dari perbankan, pengiriman selama bulan ini mencapai setengah miliar lebih atau diatas Rp500 juta.

Bulan Ini Pengiriman Uang TKI Kerinci di Malaysia Mencapai Setengah Miliar
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
ILUSTRASI/Petugas BI tengah memeriksa uang kertas. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang cash di provinsi Jambi, Bank Indonesia telah menyiapkan Rp 2,2 triliun. 

TRIBUNJAMBI.COM -  Selama bulan Ramadan hingga mendekati lebaran Idul Fitri 1438 H pengiriman uang dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kerinci dan Sungai Penuh yang berada diluar negeri mengalami peningkatan. Terutama dari negeru jiran, Malaysia.

Keterangan yang diterina Tribun dari perbankan, pengiriman selama bulan ini mencapai setengah miliar lebih atau diatas Rp500 juta. Jumlah ini meningkat tajam dari biasanya sekitar Rp20 juta perbulan. Data ini diketahui dari pengiriman uang TKI ini di kantor Kas BPR Pembangunan Kerinci.

Direktur Utama (Dirut) BPR Pembangunan Kerinci, Muhammda Dalil mengatakan pengiriman TKI ini mayoritas dari Malaysia. Menurutnya adanya peningkatan pengiriman dikarenakan kebutuhan keluarga TKI yang ada di Kerinci dan Kota Sungai Penuh menjelang lebaran Idul Fitri.

"Dari Malaysia TKI mengirim melalui BNI. Dari BNI langsung masuk ke rekening kas BPR Kita di Seleman (Kecamatan Danau Kerinci), nanti sudah dilaporkan diantar ke tujuannya," jelas Dirut BPR Kerinci

Dia mengatakan menjelang lebaran ini kiriman uang dari luar negeri meningkat. Hingga saat ini secara total saja sudah ada Rp500 juta. Dirut BPR Kerinci menyebutkan rata-rata satu orang TKI berkisar Rp5 juta sampai Rp15juta. "Kalau ado kebutuhan misalnya karena anak masuk sekolah, bisa sampai Rp20 jutaan per orang TKI," tambahnya

Dia mengatakan setelah uang tersebut sampai di kas BPR Pembangunan Kerinci baik yang ada di desa Seleman maupun kas yang ada di Kayu Aro Kerinci,maka petugas kas tersebut yang langsung mengantarkan sesuai alamat. "Jadi kalau uang sudah dikirim pagi, maka paling lambat sore sudah bisa diterima," katanya

Dia menyebutkan TKI yang paling banyak mengirinkan uang, diantaranya dari desa Seleman, desa Tanjung Tanah, desa Koto Petai, Talang Kemulun, desa Ambai. "Selama puasa ini yang meningkat, kalau disuruh ngantar kerumahnyo kita antar," tandasnya.

Untuk diketahui dari data dinas transmigrasi dan tenaga kerja Kabupaten Kerinci hingga 2017 secara keseluruhan jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada dan bekerja di luar negeri mencapai 20 ribu orang.

Penulis: hendri dede
Editor: awang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help