TribunJambi/

Tunjangan Hari Raya

Narkertrans akan Lakukan Peninjauan, Belum Ada yang Lapor Tak Terima THR

Hari terakhir tenggat waktu pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja telah lewat. Hampir semua perusahaan

Narkertrans akan Lakukan Peninjauan, Belum Ada yang Lapor Tak Terima THR
Net

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Hari terakhir tenggat waktu pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja telah lewat. Hampir semua perusahaan di Sarolangun memberikan hak normatif hari raya keagamaan kepada karyawannya.

Hal ini terlihat pada hari kedua setelah tenggat waktu yang diberikan paling lambat H-7 sebelum lebaran. Memasuki H-5 lebaran, belum ada satupun karyawan perusahaan yang melapor atau mengeluh tak terima THR kepada Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi (Nakertrans) Sarolangun.

“Hingga hari ini belum ada kita terima laporan dari pekerja yang tak terima THR dari perusahaan tempat dia bekerja,” kata Kepala Dinas Sosnakertrans Sarolangun, H Arsyad, Selasa (20/6).

Meski belum ada satupun karyawan yang melapor tidak terima THR kepada pihaknya, namun mereka belum bisa memastikan apakah semua perusahaan yang berada di Sarolangun benar-benar telah bemberikan THR kepada karyawanannya.

“Belum bisa dipastikan, mungkin mereka belum melapor atau memang malas melapor. Tapi nanti kita akan lakukan peninjuan,” jelasnya.

Diungkapkannya, sebelumnya pihaknya telah menyurati sejumlah perusahan. Setiap perusahaan diminta untuk membayar THR kepada karyawannya paling lambat H-7 lebaran.

“Ini surat peringatan yang kita layangkan bagi seluruh perusahaan untuk membayar THR kepada karyawannya,” ungkapnya.

Hal itu dilakukan jelasnya, agar karyawan mendapatkan haknya dan untuk mengantisipasi keterlambatan pembayaran THR. Tepatnya waktu pemberian, THR bisa dimanfaatkan karyawannya untuk kepentingan selama lebaran.

“Jika diberikan sudah mepet dengan lebaran, nanti azas manfaatnya kurang,” kata Arsyad.

Arsyad menyebutkan, pada prinsipnya seluruh karyawan yang dipekerjakan oleh perusahaan mendapat THR, baik yang sudah lama bekerja maupun yang baru satu bulan. Hanya saja ada rumusnya untuk nominal THR yang belum satu tahun.

“Kalau yang lebih satu tahun minimal satu bulan gaji. Kalau yang belum satu tahun nanti ada rumusnya,” tambah Arsyad.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help