TribunJambi/

Selama Ramadan Omset Pedagang Bumbu Naik 20 Persen, Cabai Giling Paling Diburu

Menjelang lebaran, stok bumbu masak di Pasar Keluarga bertambah. Omset pun meningkat 20 persen.

Selama Ramadan Omset Pedagang Bumbu Naik 20 Persen, Cabai Giling Paling Diburu
TRIBUNJAMBI/Leonardus Yoga Wijanarko
Aktivitas satu diantara pedagang bumbu di Pasar Keluarga, Senin (19/6). Selama Ramadan pedagang mengaku mengalami peningkatan omset hingga 20 persen 

TRIBUNJAMBI.COM - Menjelang lebaran, stok bumbu masak di Pasar Keluarga bertambah. Omset pun meningkat 20 persen.

Menurut pedagang bumbu, Ial, Ia menambah stok bumbu untuk lebaran karena menurutnya penjualan bumbu pada h-3 biasanya meningkat.

"Saya banyakin stok dari sekarang biar nanti sampai lebaran aman," katanya kepada Tribun, Senin (19/6).

Ia mengatakan penjualan i bulan puasa, pembeli lebih banyak membeli bumbu setiap harinya. "Biasanya yang beli dari keluarga, kalau rumah makan jarang," katanya.

Menurutnya masyarakat di bulan puasa semakin banyak yang membeli cabai. "Cabai giling biasanya biar praktis langsung dimasak," katanya.

Selama Ramadan pedagang bumbu di Pasar Keluarga mengaku mengalami peningkatan omset hingga 20 persen
Selama Ramadan pedagang bumbu di Pasar Keluarga mengaku mengalami peningkatan omset hingga 20 persen (TRIBUNJAMBI/Leonardus Yoga Wijanarko)

Untuk harga bumbu seperti bawang merah di harga Rp 20 ribu perkilogram, Ketumbar Rp 5000 per ons, kayu manis Rp 5000 perons, Buah pala Rp 1000 perbuah.

Untuk laos, jahe dan sereh di harga Rp 10 ribu per kilogram. Sedangkan untuk cabai merah harga Rp 10 ribu per kilogram. "Kalau cabai gilingnya Rp 20 ribu perkilogram," katanya.

Bawang putih di harga Rp 30 ribu perkilo. "Bawang putih sempat naik dua minggu lalu, Rp 45 ribu, sekarang turun bertahap," katanya.

Satu diantara pembeli bumbu, Siska (43) mengatakan, ia membeli bumbu bawang putih dan bawang merah masing masing dua ons.

Selain itu membeli cabai tiga ons. "Kalau buka puasa pasti pakai cabai, biar selera makan bertambah," katanya.

Menurutnya dibulan puasa ini ia selalu memasak lebih untuk keluarganya. Setiap hari pasti buka bersama tetangga dan keluarga dekat. Ia membeli di pasar Keluarga karena memang dekat dengan rumahnya.

Penulis: Leonardus Yoga Wijanarko
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help