TribunJambi/

Perlakuan Penumpang Seperti ini, Gaji Pengemudi Ojek Ditahan, Padahal untuk Pengobatan Istri

Beberapa waktu lalu, netizen sempat dibuat heboh dengan kisah driver ojek yang dipecat karena ulah penumpang.

Perlakuan Penumpang Seperti ini, Gaji Pengemudi Ojek Ditahan, Padahal untuk Pengobatan Istri
kompas.com
GOJEK KANTOR 

TRIBUNJAMBI.COM - Beberapa waktu lalu, netizen sempat dibuat heboh dengan kisah driver ojek yang dipecat karena ulah penumpang.

Driver ini tak bisa mengambil orderan lagi karena customer-nya tega menulis komentar/review negatif atas pelayanan.  Padahal, jika dilihat kronologinya, penumpang lah yang bersalah.

Belakangan, kejadian serupa kembali terjadi. Kisah ini berawal saat sebuah akun bernama Mat Pelor mengunggah kisah ini di Facebook.

Namun, seorang netizen dengan nama @ndesopetualang menunggah kembali melalui Twitter. Dalam unggahan tersebut sang pria menceritakan tragedi pemecatan driver ojek online ini.

Ia mengaku baru saja bertemu dengan seorang bapak tua yang terlihat bingung. Ia pun menanyakan apa yang terjadi pada orang tua tersebut.

Ternyata, bapak tua tersebut mengaku bahwa akun ojek online-nya terkena suspend. Awalnya, si saksi mata mengira bapak tua tersebut terkena suspend karena melakukan online pick up.

Namun, sang pria tua mengaku ia terkena suspend karena penumpangnya memberi komentar parah dan memberi bintang 1.

 Bapak tua tersebut pun menceritakan kronologi kejadian tragis yang menimpanya. Pada 12 Juni 2017, driver Gojek ini mengambil orderan dari Kampung Rambutan ke Lenteng Agung.

Si penumpang memutuskan untuk membayar secara tunai sebesar Rp 14 ribu. Ia mengaku senang karena uang tersebut bisa ia gunakan untuk membeli bensin karena penumpang-penumpang sebelumnya selalu membayar lewat go-pay.

Namun, saat tiba di Lenteng Agung, si penumpang membayar dengan uang Rp 20 ribu. Sang bapak mengaku tak punya kembalian. Ia ingin menukarkan uang, namun tak ada warung di sekitarnya.

Halaman
123
Editor: rahimin
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help