TribunJambi/

Miris! Bidan PTT Sarolangun Tak dapat THR

Miris, nasib yang dialami Bidan PTT dilingkup Pemerinatah Kabupaten Sarolangun yang telah diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

Miris! Bidan PTT Sarolangun Tak dapat THR
TRIBUNJAMBI/HERU PITRA
Bidan PTT saat mendatangi kantor bupati Sarolangun, Senin (19/6) 

TRIBUNJAMBI.COM - Miris, nasib yang dialami Bidan PTT dilingkup Pemerinatah Kabupaten Sarolangun yang telah diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Jangankan bisa dapat gaji ke 14 atau THR, bahkan gaji perbulan mereka juga tak bisa dibayar.

Terhitung sudah empat bulan sejak Maret lalu, Bidan PTT di Sarolangun ini tak terima gaji. Hal itu disebabkan karena SK CPNS mereka belum juga dikeluarkan.

Kondisi tersebut menjadi pertanyaan bagi 138 orang bidan PTT yang telah lulus CPNS ini. Mereka mengeluhkan kondisi tersebut dan mendatanggi kantor bupati, Senin (19/6).

Mereka datang untuk menemui Bupati Cek Endra, mempertanyakan kapan SK mereka akan dikeluarkan.

Bidan PTT saat mendatangi kantor bupati Sarolangun, Senin (19/6)
Bidan PTT saat mendatangi kantor bupati Sarolangun, Senin (19/6) (TRIBUNJAMBI/HERU PITRA)


“Kami mau tahu kapan SK kami dikeluarkan. Sebab kabupaten lain sudah keluar,” kata para bidan PTT saat mendatanggi kantor bupati, kemarin.

Selain mempertanyakan kapan SK CPNS akan dikeluarkan. Puluhan Bidan PTT tersebut juga mempertanyakan kejelasan gaji mereka yang sudah empat bulan tak dibayar.

“Sebenarnya Kami ini PNS atau PTT, gara SK belum keluar orang dapat gaji 14 kami tidak,” sesal mereka.

Mereka mengakui, belum keluarnya SK CPNS sangat berdampak pada kehidupan mereka sehari-hari. Sebab mereka tidak mendapatkan gaji bulanan seperti saat masih sebagai bidan PTT.

Padahal sebagian dari mereka sangat tergantung dari gaji bulan mereka selama ini. Terlebih mereka yang tidak memiliki penghasilan lain.

“Apa lagi kita melahirkan pasien gratis. Nunggu klaim BPJS itu pertriwulan. Kalau seperti ini bagaimana kami mau merayakan lebaran,” ujarnya.

“Makanya kami kesini lagi untuk meminta kejelasan,” ungkapnya.

Sekda Sarolangun, Thabroni Rozali didampingi Kepala BKPSDM, Sudirman saat menemui puluhan bidan PTT tersebut mengatakan, akan memperjuangkan keluarnya SK CPNS dalam waktu dekat ini.

“Menurut informasi yang diterima dari BKN Palembang, NIP CPNS sudah dikeluarkan secara online, dan dalam waktu dekat ini kami akan melakukan penjemputan secara fisik ke Palembang agar bisa dicetak,” kata Kepala BKPSDM, Sudirman saat menemui puluhan Bidan PTT diaula kantor Bupati.

Untuk penerbitan SK CPNS, BKPSDM menargetkan pada 4-5 Juli mendatang. Sebab, proses selanjutnya, setelah NIP dijemput dari BKN Palembang, maka akan dicek kembali untuk pembuatan SK dari Bupati Sarolangun.

“Jika SK diterbitkan sebelum tanggal 10 Juli, maka Bidan dan Dokter PTT akan menerima gaji awal Juli mendatang. Namun jika lewat dari tanggal 10 Juli maka gaji akan diberikan pada awal bulan Agustus,” ungkap Sudirman.

Penulis: heru
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help