TribunJambi/

Jam Bezuk Lapas Kembali Dibuka. Pengunjung Cuma Dibatasi 10 Menit

Pascaambruknya tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Jambi, Minggu (18/6) jam bezuk atau waktu kunjungan kembali

Jam Bezuk Lapas Kembali Dibuka. Pengunjung Cuma Dibatasi 10 Menit
TRIBUNJAMBI/EKO PRASETYO
Lapas Klas II A Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pascaambruknya tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Jambi, Minggu (18/6) jam bezuk atau waktu kunjungan kembali dibuka.

Hal ini dikatakan Kakanwil Kemenkum-HAM Jambi, Bambang Palasara.

"Sudah kita buka sejak pagi tadi. Untuk jadwal bezuknya tidak ada perubahan. Namun, waktu berkunjungnya saja yang kita batasi," ujarnya saat dikonfirmasi.

Bambang menjelaskan, waktu kunjungan keluarga para narapidana (napi) dibatasi, lantaran banyak tenda yang belum terpasang. Saat ini baru sekitar 2 tenda darurat yang ditegakkan untuk para pengunjung.

"Jadi, kalau pengunjungnya ramai, waktunya hanya kita berikan 10 menit. Karena harus bergantian dan antre dengan yang lain. Jika sepi, kita persilahkan sampai setengah jam lebih," terangnya.

Ia juga menerangkan, saat ini kondisi di dalam lapas pun menurutnya kondusif. Para napi menerima keadaan lapas pascabanjir. Hanya saja para napi harus menjemur barang-barang yang tergenang banjir.

"Dari awal musibah saya kan di dalam lapas terus. Kondisinya ya kondusif," ujarnya lagi.

Sementara, para napi yang melarikan diri yang menyerahkan diri dan berhasil diamankan oleh polisi masih berada di Mapolresta Jambi dan mapolsekta terdekat.

"Mereka akan berada di sana sampai interogasi selesai. Untuk mengetahui apa alasan mereka melarikan diri. Selain itu juga untuk menentukan punishment (hukuman) yang sesuai untuk mereka. Apakah hak remisinya kita cabut bagi yang ditangkap atau kita tambah bagi yan menyerahkan diri," jelasnya.

Untuk diketahui, pascajebolnya dinding lapas, sebanyak 44 orang napi melarikan diri. Namun, hingga kini 28 orang sudah diamankan dengan rincian 18 orang ditangkap polisi dan 10 orang menyerahkan diri.

Sementara, 16 orang masih berkeliaran dan dalam perburuan pihak kepolisian Jambi. 

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help