TribunJambi/

FOTO: Potret Mengerikan Perburuan Gading Gajah dari Fotographer Lingkungan

Mammoth Woolly, kerabat Arktik yang hilang dari gajah modern, diperkirakan pernah tinggal di Siberia sekitar 400.000 tahun yang lalu.

FOTO: Potret Mengerikan Perburuan Gading Gajah dari Fotographer Lingkungan
BOREDPANDA
Gading gajah raksasa 

TRIBUNJAMBI.COM - Di wilayah Siberia yang terisolasi dan terpencil di Rusia, ledakan ekonomi bawah tanah mulai terbentuk. 

Fotografer Radio Free Europe Amos Chapple , pada tahun 2016, masuk ke dalam dunia gelap orang-orang Rusia yang secara ilegal mencari gading dan sisa-sisa mammoth wol yang sudah punah.

Dengan harapan menguangkan perdagangan pasar gelap. Gambar yang diambilnya menunjukkan siklus kerja keras, putus asa, dan konsekuensi lingkungan.

Mammoth Woolly, kerabat Arktik yang hilang dari gajah modern, diperkirakan pernah tinggal di Siberia sekitar 400.000 tahun yang lalu. 

Daerah ini sekarang mengalami permafrost sepanjang tahun, lapisan es tebal di bawah tanah, yang telah membantu melestarikan kerangka mammoth terendam selama ribuan tahun. 

Untuk mencapai harta karun yang terkubur di tanah yang tidak bersahabat ini, orang-orang yang mencarinya harus meledakkan lumpur tebal dan dingin dengan air yang dipompa dari sungai terdekat, yang bisa memakan waktu berbulan-bulan. 

Ini adalah pekerjaan yang berbahaya, ilegal, dan berat, tapi dengan gading raksasa yang menjual sekitar $ 35ka untuk pembeli China yang bersemangat, ini adalah risiko berharga bagi pria yang datang dari kota-kota di mana upah bulanan rata-rata di bawah $ 500.

Sumber: Bored Panda

Penulis: ekoprasetyo
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help