TribunJambi/

Rekanan di Tanjabbar Gerah ada Oknum Meminta Fee

Campur tangan oknum di luar pemerintahan itu lebih ke permintaan fee proyek dengan besaran 10 hingga 15 persen.

Rekanan di Tanjabbar Gerah ada Oknum Meminta Fee
Ilustrasi uang

TRIBUNJAMBI.COM - Sebagian rekanan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengeluhkan ulah beberapa oknum di luar pemerintahan yang terkesan mengatur proses penyaluran proyek infrastruktur kepada kontraktor.

Campur tangan oknum di luar pemerintahan itu lebih ke permintaan fee proyek dengan besaran 10 hingga 15 persen.

Kekecewaan rekanan bukan hanya soal dugaan pengaturan proyek melalui system fee tersebut, namun juga terkesan memaksa karena fee diminta di depan atau sebelum penyaluran paket pekerjaan.

“Kalau kita kasih keuntungan sebagai ucapan terimakasih setelah pekerjaan itu lumrah terjadi, tapi ini fee diminta di depan, kalau tidak dikasih kita tidak dapat pekerjaan,” kata seorang rekanan kepada Tribun, meminta identitasnya tak diungkap, kemarin.

Bahkan ia meminta Tim Saber Pungli yang sudah lama terbentuk di Tanjabbar menunjukan aksi, dengan mencegah praktik gratifikasi tersebut.

Hal yang sama disampaikan oleh rekanan lain, ia menilai apa yang dilakukan oleh oknum-oknum di luar pemerintahan itu bisa mencoreng kinerja kepala daerah.

“Tapi saya kira ini tanpa sepengetahuan kepala daerah, karena baru kali ini kesannya sangat memaksa,” ulas dia. (*)

Penulis: awang
Editor: awang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help