TribunJambi/

Kasus Pencurian

Nekat Bawa Kabur Kulit Manis 4 Ton, Dua Tersangka Diamankan Polres Kerinci

Amit Arifin (38) dan Dodi Ariyanto (37) warga Sungai Langkap, Siulak harus berurusan dengan pihak kepolisian resort (Polres) Kerinci.

Nekat Bawa Kabur Kulit Manis 4 Ton, Dua Tersangka Diamankan Polres Kerinci
IST
Ilustrasi: Truk bermuatan kulit manis yang terbalik di Jangkat 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Amit Arifin (38) dan Dodi Ariyanto (37) warga Sungai Langkap, Siulak harus berurusan dengan pihak kepolisian resort (Polres) Kerinci. Mereka kedapatan melakukan dugaan pencurian kulit manis miliknya Hatta, warga desa Tamiai kecamatan Batang Merangin. Hingga tertangkap oleh warga setempat dan dua pelaku tersebut nyaris babak belur dihajar massa yang sudah tak terkendali.

Informasi yang diperoleh Tribun dari pihak Polres Kerinci aksi ini terjadi pada Jumat (16/6) sekitar pukul 05.00 wib. Saat korban ditelepon Railon yang ingin membeli kulit manis dari Siulak. Kemudian Railon mengutus 2 orang pekerja untuk mengambil kulit manis dari korban, namun pelaku membawa lari mobil bermuatan kulit manis.

Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto SIK membenarkan kejadian tersebut. Kapolres mengatakan kedua pelaku ditangkap warga saat membawa kabur kulit manis miliknya Hatta warga desa Tamiai yang belum dibayar pelaku.

"Ya, kedua pelaku diamankan oleh warga saat membawa kabur kulit manis," ujarnya Minggu (17/6).

Kronologis kejadian awalnya saat korban ditelepon Railon yang ingin membeli kulit manis. Kemudian Railon mengutus dua orang pekerja untuk mengambil kulit manis dari korban. Namun, setelah dinaikan kulit manis ke dalam mobil truk sekitar 4 ton kulit manis, supir dan kenek langsung membawa kulit manis tersebut. Pelaku membawa lari mobil bermuatan 4 ton kulit manis.

"Alasan pelaku ada muatan lagi di Padang Aro kemudian supir dan kenek tersebut tidak kembali lagi , setelah dicari oleh korban sekitar 1 jam pelaku ditemukan di Dusun Baru Desa Lubuk Paku," jelas Kapolres.

Setelah ditemukan pelaku nyaris dihajar oleh warga Tamiai yang mengetahui pelaku di rumah warga Lubuk Paku. Kemudian warga melapor kejadian tersebut ke Polsek Batang Merangin untuk diamankan.

Setelah mendapatkan laporan, Polsek Batang Merangin dan tim opsnal Polres Kerinci yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Kerinci segera meluncur ke Desa Tamiai. Setelah sampai di lokasi Kasat Reskrim dan Kapolsek melakukan negosiasi dengan warga.

"Warga sempat minta tersangka untuk diarak menuju Polsek dalam keadaan telanjang, namun setelah negosiasi di rumah korban berjalan hingga 2 jam kemudian tersangka diambil paksa dan diamankan kemudian langsung dibawa ke Mapolres Kerinci untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.

Selain mengamankan dua pelaku, polisi juga mengamankan 1 mobil truk yang dibawa oleh pelaku dan 4 ton kulit manis siap jual diamankan Polres Kerinci. Diduga juga ada unsur penipuan oleh pemesan kulit manis. Sedangkan saat ini keduanya masih diamankan di Polres Kerinci dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help