TribunJambi/

Lurah Pasar Sarolangun Optimis Juara

Siapa lurah dan desa terbaik se Provinsi Jambi? Dalam waktu dekat bisa diketahui. Saat ini penilaiannya telah memasuki enam besar.

SAROLANGUN, TRIBUN – Siapa lurah dan desa terbaik se Provinsi Jambi? Dalam waktu dekat bisa diketahui. Saat ini penilaiannya telah memasuki enam besar.

Dari enam besar tersebut terdapat kelurahan Pasar Sarolangun. Dan sebelum lebaran ini akan dikerucutkan menjadi dua besar.

Untuk dikatahuni kelurahan Pasar Sarolangun merupakan wakil Kebupaten Sarolangun bersama Desa Panegah untuk berkompetensi di tingkat Provinsi Jambi. Diajang paling bergengsi antar keluarahan dan desa itu telah menyingkirkan ribuan desa dan kelurahan.

“Berdasaran hasil ekspos di Jambi yang diikuti 168 kelurahan dan 1.399 desa se Provinsi Jambi, kita masuk enam besar. Untuk desa Panegah juga masuk enam besar,” kata Lurah Pasar Sarolangun, Alhawarismi, Minggu (18/6).
Katanya, setelah ekspos dilakukan dan terpilih enam kelurahan dan desa terbaik. Tim penilaian dari provinsi juga telah turun langsung ke kelurahan melakukan penilaian tahap kedua.

“Kita masih hasil penilaian kemarin. Sebelum lebaran ini keluarlah hasilnyo. kareno masih ada Kabupaten Kota yang belum dikunjungi tim penilai,” ucap Alhawarismi.

Lurah yang akrab disapa AL ini mengaku, optimistis dengan penilaian tim yang datang langsung dari dari Provinsi Jambi tersebut.

“Saya optimis menang, sebab apa yang kami sajikan dalam penilaian sudah kami persiapkan secara maksimal,” jelas Lurah.

Diungkapkannya, di kelurahan yang dipimpinnya sistem pelayanan data penduduk sudah menggunakan sistem komputerisasi. Dimana telah terintegrasi langsung dengan operator pelayanan lurah.

"Siapapun masyarakat yang akan mengurus ijin bisa langsung ke kantor dan tidak butuh waktu lama untuk proses pengurusanya. Sebab sistem kami sudah terintegrasi, jadi siapapun bisa akses di sini,” bebernya.

Terpolanya pelayanan dengan system kompeterisasi sebutnya, membuat petugas kelurahan lebih banyak bekerja dilapangan. Dimana petugas kelurahan bertemu langsung masyarakat di lapangan.

“Petugas lebih banyak di lapangan, untuk melayani masyarakat. Pada umumnya masyarakat kita merupakan pedagang,” tandasnya.(pit)

Penulis: heru
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help