TribunJambi/

Jelang Lebaran

FOTO: Capak Kapung Dibuat Setahun Sekali

Kue khas warga Desa Terusan yang hanya dibuat saat jelang lebaran adalah kue Capak Kapung. Jika hari biasa, tidak akan

FOTO: Capak Kapung Dibuat Setahun Sekali
TRIBUN JAMBI/SUCI RAHAYU

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kue khas warga Desa Terusan yang hanya dibuat saat jelang lebaran adalah kue Capak Kapung. Jika hari biasa, tidak akan bisa menemukan kue ini.

Selain itu, kue Capak Kapung ini hanya bisa ditemukan di Desa Terusan, di wilayah lain tidak akan ada kue ini.

Dikatakan Aisyah (60) warga RT 7 Desa Terusan, merupakan pembuat kue ini, Cepak Kapung merupakan warisan nenek moyang dan hanya akan diproduksi saja bulan suci Ramadan.

"Tidak ada yang tahu sejak kapan kue ini dibuat dan bagaimana asal usul namanya, namun tidak semua orang bisa membuat kue ini," katanya.

Bahan yang digunakan adalah tepung beras putih dan tepung terigu dengan perbandingan 3:1 ons. "Kue ini juga dinamakan kembang duren, karena bentuk nya seperti bunga durian," katanya.

Proses awal, dua jenis bahan dicampur kemudian dicetak sehingga berbentuk seperti bunga duren atau seperti wadah menyerupai gelas kecil, dan di kukus hingga kenyal.

18062017_kue capak kapung
Kue capak kapung (TRIBUN JAMBI/SUCI RAHAYU)

Sementara untuk isinya, bahan yang digunakan adalah santan kelapa, telur, serta gula merah dan pandan yang direbus bersamaan. Untuk menikmati kue ini, masih ada proses yang harus dilewati lagi, yakni kue yang sudah dicetak menyerupai gelas kecil ini dikukus dan rebusan santan dimasukkan ke dalamnya.

"Proses pembuatan kue ini cukup lama, yakni kisaran 3 jam. Karena ada beberapa tahapan yang harus dilewati," imbuhnya.

Dalam sehari Aisyah mengaku mampu memproduksi kue ini sebanyak 70 bungkus, dengan harga terbungkus kisaran Rp 5 ribu. "Satu bungkus yang dijual berisi 8 kue," lanjutnya.

Lia,warga Rengas Condong mengaku sengaja mencari kue Capak Kapung sampai ke wilayah Sridadi. "Belum melihat yang jual di sekitar Bulian, makanya sengaja cari ke sini," katanya.

Rasa yang ditawarkan kue ini adalah manis gula jawa, dipadu dengan kenyal dan aroma pandan yang wangi.

Penulis: suci
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help