TribunJambi/

Kebakaran di Kerinci

Ana Nyaris Kehilangan Rumah

Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Kerinci, Minggu (18/6). Rumah Ana, warga Air Panas Sungai Abu nyaris ludes dilahap si jago merah.

Ana Nyaris Kehilangan Rumah
TRIBUNJAMBI/HERUPITRA
Ilustrasi: kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Merangin. Kali ini menimpa rumah Febri Malrizal (25) warga Desa Sidelego, Kecamatan Tabir Lintas, Minggu (11/6). 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Kerinci, Minggu (18/6). Rumah Ana, warga Air Panas Sungai Abu nyaris ludes dilahap si jago merah. Beruntung api tidak cepat membesar sehingga bisa dipadamkan oleh warga setempat yang cepat mengetahui adanya kebakaran.

Kepala Desa Air Panas Sungai Abu, Yadri mengatakan rumah warganya yang nyaris terbakar milik Ana. "Ya, tadi ada kebakaran di rumah Ana, cuman tidak sampai hangus semuanya karena warga cepat datang memadamkan api," jelasnya

Dikatakan, pemilik rumah sempat panik dan berteriak meminta tolong, hingga ratusan warga langsung berdatangan. Untuk membantu padamkan api. "Yang terbakar kasur di dalam kamar dan fasilitas lainnya di kamar yang terbakar," terangnya

Rumah yang dihuni empat jiwa tersebut beruntung cepat padam kalau api sempat membakar loteng maka kemungkinan tidak dapat ditolong lagi. "Mobil damkar dekat dengan rumah cuman sopir tidak ada, Sehingga damkar baru datang setelah api dipadamkan warga," sebut Kades.

Sedangkan Peltu kepala Dinas Pol-PP dan Damkar, Sahril Hayadi mengatakan adanya rumah warga yang nyaris habis dilahap api. "Cuma tidak sampai hangus karena api cepat dipadamkan oleh warga, namun mobil damkar tetap kami turunkan," terangnya.

Sahril mengimbau kepada warga untuk tetap waspada dan mematikan arus listrik yang tidak berguna. Karena kebanyakkan kebakaran akibat dari korsleting listrik.

"Kami imbau agar berhati-hati saat meninggalkan rumah, listrik yang tidak tepakai agar diputus untuk antisipasi jangan sampai terjadi kebakaran," katanya.

Sebelumnya, kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Koto Petai Kecamatan Danau Kerinci. Hingga korban mengalami kerugian mencapai Rp 20 juta. Kades Koto Petai Kasim mengatakan pada kebakaran itu tidak menelan korban jiwa. Hanya rumah semi permanen tersebut yang ludes diduga disebabkan arus pendek listrik.

"Iya, tidak ada korban dalam peristiwa ini. Dan dugaan kita penyebab terjadinya kebakaran arus pendek listrik," tandasnya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help