Mudik Lebaran

Mudik Gratis Berdampak pada Terminal Bus Bekasi

Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat, menilai program mudik gratis yang diselenggarakan sejumlah instansi berpengaruh pada

Mudik Gratis Berdampak pada Terminal Bus Bekasi
ANTARA FOTO/RISKY ANDRIANTO

TRIBUNJAMBI.COM, BEKASI - Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat, menilai program mudik gratis yang diselenggarakan sejumlah instansi berpengaruh pada jumlah penumpang di Terminal Induk setempat yaitu adanya penurunan yang terjadi setiap tahun.

"Penurunan jumlah penumpang mudik melalui Terminal Induk Kota Bekasi setiap tahunnya rata-rata mencapai lima persen," kata Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan Kota Bekasi Fathikun di Bekasi, Sabtu (17/6).

Menurut dia, pada 2017 pihaknya menyediakan 12 unit bus gratis, Pemprov Jabar menyediakan 28 unit bus gratis serta Kementerian Perhubungan yang jumlahnya berkisar puluhan unit bus untuk beragam tujuan.

"Penumpang lebih memilih mudik gratis karena secara proses administrasinya relatif mudah dan proses perjalannya aman," katanya.

Menurut dia, Terminal Induk Kota Bekasi di Jalan Ir H Djuanda Kecamatan Bekasi Timur telah menyiapkan sedikitnya 500 unit bus. "Jumlah itu di luar bus cadangan sebanyak 140 unit," katanya.

Fathikun mengatakan libur panjang sekolah dan pembelian unit kendaraan pribadi juga dianggap turut memicu penurunan minat penumpang mudik di terminal.

Ia mengaku telah menginstruksikan para pengusaha Perusahaan Otobus (PO) di Kota Bekasi untuk menunda pengerahan bus cadangan sebelum penyediaan bus reguler telah seluruhnya terpakai.

"Penurunan minat penumpang mudik ini ke terminal bus tidak hanya terjadi di Kota Bekasi, tapi juga di sejumlah kota besar termasuk Jakarta," katanya

Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help