TribunJambi/

Sabu-sabu Diduga Bebas ke Luar Masuk Rutan Bireuen

Narkoba jenis sabu-sabu diduga bebas keluar masuk Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II C Cabang Bireuen

Sabu-sabu Diduga Bebas ke Luar Masuk Rutan Bireuen
Serambi/Ferizal Hasan
Razia Rutan Bireuen. 

TRIBUNJAMBI.COM - Narkoba jenis sabu-sabu diduga bebas keluar masuk Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II C Cabang Bireuen, karena oknum sipir ikut terlibat dalam peredaraan narkoba.

Hal itu dikatakan Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto SE SH, kepada Serambi, Jumat (9/6/2017), setelah seorang sipir rutan itu ditangkap polisi saat jualan sabu.

Sebelumnya diberitakan, tim gabungan dari Satuan Reserse Narkoba dan Satuan Reserse Kriminal Polres Bireuen, dibantu BKO Brimob Polda Sumatera Utara, dan anggota Kodim 0111/Bireuen, Rabu (7/6/2017) malam, menangkap Taufiq, PNS sipir yang bertugas di Pintu Pengamanan Utama (P2U) Rutan Bireuen.

 Dari pengembangan, pada Kamis (8/6/2017) dini hari, aparat mengamankan lima penghuni Rutan Bireuen, juga karena terlibat penyalahgunaan sabu-sabu.

Kapolres menduga ada permainan antara sipir dan narapidana (napi) dalam melakukan transaksi narkoba di Rutan Bireuen.

Pasalnya, barang haram itu dengan mudah keluar masuk rutan tanpa pemeriksaan ketat dari petugas. "Kalau petugas atau sipir tidak terlibat, niscaya narkoba sulit masuk ke rutan," ujarnya.

Setelah Polres Bireuen menangkap seorang oknum sipir dan lima napi, kini pihaknya masih terus melakukan pengusutan untuk mengungkap kasus peredaraan narkoba di rutan setempat.

"Hal ini tidak bisa kita tolerir. Harus terungkap sampai ke akar-akarnya," tegas Kapolres.

Dikatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Rutan Bireuen sering terjadi transaksi sabu-sabu dan ada napi yang mengonsumsi narkoba di dalam rutan.

Hal itu karena oknum sipir ikut bermain, sehingga narkoba dengan mudah masuk dan ke luar Rutan Bireuen.

Halaman
12
Editor: rahimin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help