TribunJambi/

Populasinya Tinggal 300 Ekor di Dunia, Burung Asli Rusia Lebih Sering Terlihat di Pantai Cemara

Bagi masyarakat Jambi keberadaan pantai Cemara yang berlokasi di ujung kabupaten Tanjung Jabung Timur mungkin belum dikenal secara luas.

Populasinya Tinggal 300 Ekor di Dunia, Burung Asli Rusia Lebih Sering Terlihat di Pantai Cemara
Photo istimewa (iwan londo)
Aktifitas burung pantai yang bermigrasi di pantai Cemara, kawanan burung terekam dalam World Migratory Bird Day (WMBD)yang jatuh pada 10 mei 2017 kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi Nurdin

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Bagi masyarakat Jambi keberadaan pantai Cemara yang berlokasi di ujung kabupaten Tanjung Jabung Timur mungkin belum dikenal secara luas.

Namun, bagi kalangan pemerhati lingkungan, khususnya burung pantai, kawasan yang berada di kecamatan Sadu ini adalah aset besar bagi pemerintah Jambi.

Siapa sangka kawasan yang masih alami ini tak hanya menyimpan pesona keindahannya yang khas dengan pohon cemara, tapi juga menjadi surga bagi berbagai jenis burung Pantai.

Iwan Febrianto atau yang akrab disapa Iwan Londo, pakar burung pantai indonesia menyebutkan diperkirakan 26 hingga 30 ribu ekor burung pantai dari berbagai belahan dunia berimigrasi ke pantai yang hanya memiliki luas sekitar 400 hektare tersebut.

Gelombang imigrasi besar-besaran ini terjadi hampir setiap tahunnya di pantai Cemara. Terutama pada bulan Desember hingga Mei.

Sedikitnya 30 jenis burung Pantai dari berbagai negara di dunia ikut dalam imigrasi setiap tahunnya ke pantai Cemara.

Bahkan beberapa jenis di antaranya adalah burung yang ditetapkan oleh dunia internasional sebagai burung yang terancam punah.

Seperti jenis burung Trinil Nordmann (tringa buttifer). Jenis burung Pantai yang satu ini masuk dalam Kategori endangered atau genting.

Burung pantai Trinil Nordmann lebih sering terlihat dalam gelombang migrasi di pantai Cemara, pantai timur provinsi Jambi.
Burung pantai Trinil Nordmann lebih sering terlihat dalam gelombang migrasi di pantai Cemara, pantai timur provinsi Jambi. (Sumber photo Istimewa (Iwan Londo))

Populasinya di dunia saat ini hanya sekitar 300 ekor saja.

Halaman
12
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help