TribunJambi/
Home »

News

» Sains

Peristiwa Langit Mei 2017

Bulan fase perbani awal dan Regulus, bintang paling terang di rasi Leo ini akan tampak berpasangan sejak Matahari terbenam.

Peristiwa Langit Mei 2017
kompas.com
Ilustrasi. 

Peristiwa
13/14 Mei — Bulan — Saturnus
Bulan dan Saturnus akan tampak berpasangan di langit malam sejak keduanya terbit jelang pukul 20:00 waktu lokal. Bulan akan terbit terlebih dahulu pada pukul 19:28 waktu lokal disusul Saturnus pukul 19:57 waktu lokal. Pengamat bisa mengamati keduanya yang hanya terpisah 3,4º. Pasangan planet yang terkenal dengan cincinnya dan Bulan cembung besar ini bisa diamati sampai jelang fajar.

31 Mei — Bulan — Regulus
Bulan fase perbani awal dan Regulus, bintang paling terang di rasi Leo ini akan tampak berpasangan sejak Matahari terbenam. Keduanya tampak di zenit setelah Matahari terbenam dan akhirnya menghilang di ufuk barat jelang tengah malam. Keduanya hanya terpisah 0,3º di langit.

Rasi bintang dan Bima Sakti
Bima Sakti dilihat dari Mount ...Bima Sakti dilihat dari Mount Cook National Park (Sebastian Warneke/Thinkstock)
Awal dan akhir bulan Mei menjadi waktu terbaik untuk bisa menikmati keindahan langit malam. Setelah Matahari terbenam, Bimasakti dapat diamati membentang dari Tenggara ke Barat laut. Jelang tengah malam, selendang Bima ini tampak membentang dari Timur Laut ke Barat Daya.

Bintang Sirius di rasi Canis Major, Procyon di rasi Canis Mayor, Betelguese dan Rigel di rasi Orion, Aldebaran di rasi Taurus, dan Rigel Kentaurus di rasi Centaurus sebagai panduan. Tengah malam, ada Rigel Kentaurus di rasi Centaurus, Spica di Virgo, Vega di rasi Lyrae, juga Arcturus di rasi Boötes yang dapat dijadikan panduan dalam pengamatan.

Anda juga bisa menyimak daftar fenomena langit bulan Februari 2017 selengkapnya di tautan ini.

(Avivah Yamani/langitselatan.com)

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help