TribunJambi/

EDITORIAL

Pentingnya Racun Api

Di Kota Jambi baru 60 persen bangunan ruko, perkantoran dan bangunan lainnya yang dilengkapi alat pemadam sekelas racun api.

KEBERADAAN racun api (fire extinguisher) yang seharusnya dimiliki setiap gedung perkantoran, rumah toko (ruko), pusat perbelanjaan, perbankan dan fasilitas lainnya baik itu di instansi pemerintah, swasta maupun rumah pribadi sering diabaikan.

Kebanyakan tabung berwarna merah yang digantung di dinding tersebut tidak lebih seperti barang pajangan saja. Bisa saja si pemilik racun api belum tahu cara mengoperasikan. Padahal, racun api yang termasuk ke dalam kategori alat pemadam api ringan (APAR) ini sangat penting keberadaannya, untuk berjaga-jaga menghalau si jago merah.

Di Kota Jambi baru 60 persen bangunan ruko, perkantoran dan bangunan lainnya yang dilengkapi alat pemadam sekelas racun api. Selebihnya 40 persen sama sekali belum memiliki APAR.

Barangkali pemilik usaha, perkantoran dan rumah, belum tahu betapa pentingnya APAR untuk pertolongan pertama pemadaman kebakaran. Kebakaran bisa terjadi kapan saja. Dan yang namanya api, dia tidak mengenal belas kasihan, apapun diluluhlantaknya. Ketika api sudah berkobar besar, ini memerlukan kerja ekstra untuk menjinakannya. Butuh banyak armada untuk memadamkan amukan si jago merah ini.

Betul kata pepatah, kecil jadi kawan, besar jadi lawan. Begitulah sifat api. Langkah paling baik adalah melakukan pencegahan dini sebelum api membara. Makanya keberadaan racun api sebagai penanggulangan pertama bagi bahaya kebakaran, perlu dimiliki, tidak saja bangunan kantor, rumah ruko dan pusat perbelanjaan melainkan rumah pribadi sekalipun wajib menyediakan si tabung merah ini.

Nah, untuk mengenal lebih dekat terkait racun api ini, tidak ada salahnya pihak terkait dalam hal ini Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi mengadakan sosialisasi ke masyarakat. Mengingat, racun api ini masih awam bagi khalayak ramai. Belum banyak yang tahu apa itu racun api, bentuknya, dan cara menggunakannya.

Saking urgennya keberadaan APAR, sudah ada aturan menteri yang mengaturnya di dalamnya ada imbauan agar masyarakat wajib memiliknya. Peraturan Daerah (Perda) Kota Jambi Nomor 8/2003 juga mengaturnya. Satu di antara isinya, mewajibkan setiap bangunan usaha perkantoran, dan perbankan menggunakan APAR.

Memang ancaman bahaya kebakaran itu jarang terjadi, tapi begitu ada kejadian, dampaknya sangat luar biasa. Selain meluluhlantakkan bangunan, mungkin (ada korban jiwa) dan tak sedikit kerugian material yang diderita pemilik bangunan.

Belum terlambat untuk memiliki racun api. Bisa didapatkan atau dibeli di agen penjualan APAR terdekat. Atau bisa juga menghubungi Kantor Dinas Pemadam Kebakaran. Ibarat penyakit, mencegah lebih baik dari mengobati. Jangan abaikan racun api alias APAR, pertolongan pertama untuk memadamkan api di tempat Anda. (*)

Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help