TribunJambi/

Usai Memangsa Kambing, Piton 6 Meter Ditangkap Warga

TRIBUNJAMBI.COM, MAMUJU - Setelah sempat dihebohkan dengan seekor ular piton yang memangsa petani

Usai Memangsa Kambing, Piton 6 Meter Ditangkap Warga
Kompas.com/Abdul Haq
Puluhan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, ikut menangkap ular piton sepanjang delapan meter di dekat kandang ternak sapi milik warga, Selasa (19/7/2016). 

TRIBUNJAMBI.COM, MAMUJU - Setelah sempat dihebohkan dengan seekor ular piton yang memangsa petani sawit Maret 2017 lalu, warga Mamuju kembali dihebohkan oleh seekor ular piton sepanjang enam meter yang menelan seekor kambing milik warga, di Desa Rangas Kabupaten Mamuju, Rabu (17/5/2017).

Hasanuddin, salah seorang warga mengatakan,  ular piton tersebut ditemukan saat dirinya tengah menebang kayu di pinggir sungai Rangas di belakang rumahnya.

“Tiba-tiba saya melihat ular piton yang sebagain badannya masuk lubang. Saya lalu memanggil warga (untuk menangkap ular),” tutur Hasanuddin, warga yang pertama kali menemukan ular tersebut.

Penangkapan piton tersebut berlangsung sekitar 1 jam. Warga sempat kesulitan lantaran sebagian badannya bersembunyi di dalam sebuah lubang. Namun saat dilakukan penangkapan, ular piton tersebut tidak melakukan perlawanan karena tidak bisa bergerak setelah memangsa kambing.

Ular piton itu akhirnya dibawa ke perkampungan warga hingga menjadi tontonan masyarakat.

Belum diketahui apakah piton itu merupakan dua dari lima kawanan piton yang sering berkeliaran di sekitar perkampungan warga.

Sejumlah warga yang melintas di sekitar lokasi pun sempat berhenti untuk menyaksikan dan mengabadikan ular piton raksasa yang kedua ditemukan warga dalam dua bulan terakhir di Mamuju.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk memangsa manusia, warga membunuh ular piton tersebut sebelum dibawa  ke perkampungan.

Rencananya kulit ular piyton ini akan di jual warga kepada pengepul kulit ular.

Baca juga: Petani yang Tewas Ditelan Ular Piton Tinggalkan Anak Berusia 1 Bulan

 Penulis:Kontributor Polewali, Junaedi

 
 

 
 


Editor: ridwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help