TribunJambi/

GALERI FOTO: Tetap Bekerja Meski Pernah Alami Kecelakaan

Meskipun bekerja di bawah ancaman kecelakaan yang cukup tinggi, para petugas pemotong dan pembersih pohon dari Dinas

GALERI FOTO: Tetap Bekerja Meski Pernah Alami Kecelakaan
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
Penebang pohon 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Meskipun bekerja di bawah ancaman kecelakaan yang cukup tinggi, para petugas pemotong dan pembersih pohon dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi tetap menyelesaikan pekerjaan yang diberikan dengan baik.

Bagaimana tidak, para petugas ini harus naik ke atas di sisi pohon, yang tingginya bisa mencapai 20 meter, menggunakan mobil crane bahkan sesekali memanjat batang pohon itu sendiri.

Risiko terjatuh dari ketinggian, tertimpa ranting-ranting pohon yang sudah dipotong, bahkan terkena mata chainsaww , tidak membuat ciut nyali mereka dalam bekerja.

18052017_penebang_pohon
Penebang pohon (TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

Satu diantara petugas pemotong pohon, Wahyu (30) menyebutkan, "semua pekerjaan pasti memiliki resiko, begitulah resiko pekerjaan kami, mau tak mau kami harus siap dengan segala risikonya" katanya kepada Tribun, Kamis (18/5).

Sambil membawa alat pemotong kayu berjenis chainsaww, petugas ini memotong dan membersihkan ranting-ranting pohon di taman maupun pinggiran jalan, yang mulai mengganggu aktivitas lalu lintas maupun merusak keindahan kota.

"Utamanya tunas muda, sebelum manjadi besar, kita potong" ujar Wahyu.

18052017_penebang_pohon
Penebang pohon (TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

Wahyu mengaku pernah mengalami kecelakaan pada saat melaksanakan pekerjaanya pada tahun 2016 kemarin. ia terkena mata chainsaww pada bahu kanan, hingga harus dibawa ke rumah sakit, serta mendapatkan 30 jahitan pada lukanya tersebut.

"Saat itu, saya dan kawan-kawan membersihkan pohon-pohon, di sekitar Simpang Karya, Telanaipura. Mungkin karena faktor kelelahan sehingga terjadi insiden itu," katanya.

Meskipun demikian, Wahyu tetap memilih bertahan dengan pekerjaannya tersebut.

18052017_penebang_pohon
Penebang pohon (TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

"Untung biaya pengobatan semuanya ditanggung kantor, dengan menggunakaan BPJS," pungkas Wahyu.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help